Irma: Pertemanan dan Silaturahmi Membawanya Banyak Dipercaya Klien

Kepercayaan klien merupakan hal yang cukup berpengaruh pada reputasi seorang agen independen. Penipuan berkedok jual rumah yang semakin marak tentu membuat para pencari properti menjadi lebih hati-hati. Itu sebabnya banyak dari mereka yang lebih memilih untuk menggunakan jasa agen perusahaan.

Tantangan tersebut ternyata tidak menjadi masalah besar bagi Irma Priyanto, seorang agen independen asal Kota Gudeg Yogyakarta. Sekitar tiga tahun yang lalu, saat memulai terjun di profesi ini, Irma mencoba menjalin link bisnis lewat jalur pertemanan.

“Niat saya pokoknya membantu orang yang mencari rumah. Saya tidak memandang berapa komisi yang akan saya terima sih, ya membantu saja. Awalnya saya masuk lewat dari link pertemanan, siapa yang butuh saya bantu,” ungkapnya.

Keteguhannya pun membuahkan hasil. Lambat laun ia mulai dipercaya dan dihampiri para pencari properti. Kekuatan informasi mouth to mouth dan juga tali silaturahmi yang terus ia jaga seolah menjadi magnet bagi datangnya para klien. Bahkan kini Irma pun sudah memiliki perusahaan jual beli properti sendiri.

“Saya sekarang sudah punya perusahaan sendiri, namanya Nalcha Property. Properti yang diiklankan banyaknya di sekitar daerah Kaliurang, tapi ada juga sekitar Depok dan Sleman,” tambahnya.

Tidak Bisa Hanya Modal Nekat

Membuka perusahaan properti sendiri bukan hal yang main-main. Jika hanya modal nekat, perusahaan tersebut bisa saja gulung tikar sewaktu-waktu. Hal itu pun disadari betul oleh Irma.

Selama tiga tahun ke belakang ini, Irma banyak menimba ilmu soal dunia properti dan juga marketing. Tidak hanya dari rekan-rekan sesama agen di lapangan, ia pun rajin mengikuti seminar properti untuk menambah pengetahuannya sebagai modal membangun usaha yang lebih maju.

Jerih payahnya sebagai agen independen yang ia tabung selama ini pun dijadikan modal untuk membeli tanah. Tanah tersebut ia gunakan untuk lahan berdirinya perusahaan properti yang ia miliki.

Ia pun semakin percaya diri untuk membuka usaha sendiri berkat dukungan keluarga yang kebanyakan bekerja di bidang properti yaitu sebagai developer. Sang suami yang berprofesi sebagai pengusaha pun mendukung langkahnya untuk mengembangkan sayap lebih lebar lagi.

Tepat di Januari 2017, Nalcha Property pun lahir. Kini Nalcha Property sudah memiliki sekitar empat marketing properti ditambah dirinya sendiri. Ya! Walau sudah menjabat posisi principal pada perusahaannya, Irma tetap turun ke lapangan untuk melayani dan membantu para klien.

“Betul, saya juga masih ke lapangan menemani para klien. Tadi saja saya baru menemani beberapa calon pembeli melihat properti,” ujarnya saat dihubungi UrbanIndo beberapa waktu lalu.

Ia berprinsip, selama dirinya berniat baik untuk membantu orang mencari properti, bisnis yang ia lakukan pun dapat terus berjalan dengan baik.

Peran UrbanIndo untuk Irma

Usaha propertinya kuat berkat ternyata tidak hanya karena informasi mouth to mouth namun juga media beriklan online yang ia gunakan. Salah satu situs jual beli properti yang dirinya gunakan untuk beriklan adalah UrbanIndo. Ia pun mengaku, UrbanIndo sangat membantu dalam menarik respon pembeli.

“Setiap ada klien yang menelpon saya selalu tanya mereka tahu iklan ini dari UrbanIndo. Kebanyakan dari mereka tahu dari UrbanIndo ternyata. Cukup membantu karena UrbanIndo memang sudah punya nama di Yogyakarta dan sekitarnya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, UrbanIndo yang telah ia gunakan dua tahun ke belakang ini pun memberikan beberapa penunjang aktivitasnya sebagai agen. Salah satu yang ia dapatkan dan manfaatkan dengan baik adalah kartu nama pemberian UrbanIndo.

Semangat dan keteguhan Irma patut untuk ditiru. Semoga kisahnya dapat menginspirasi Anda semua, Urbanites. Ayo jadi agen pintar bersama UrbanIndo!

Artikel Lainnya Artikel Lain dari Penulis