Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Kalau Menikah dengan WNA, Bagaimana Nasib Kepemilikan Properti?

Tak jarang sebelum menikah, seseorang sudah memiliki harta benda, termasuk properti. Lalu, bagaimana jika sang pemilik properti ini menikah dengan Warga Negara Asing (WNA)? Kabarnya, ada aturan mengenai kepemilikan properti WNA di Indonesia. Bagaimana nasib kepemilikan properti ini?

Tergolong Harta Bawaan

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa pada dasarnya, barang yang dibeli sebelum menikah termasuk harta bawaan pribadi. Hal yang satu ini pun tercantum dalam Pasal 35 ayat 2 Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Isinya sebagai berikut:

“Harta bawaan dari masing-masing suami dan istri dan harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan, adalah di bawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menentukan lain.”

Melihat isi pasal tersebut, dapat disimpulkan bahwa barang, dalam hal ini adalah properti yang dibeli sebelum menikah merupakan harta pribadi. Ini artinya, properti tersebut tidak akan menjadi harta bersama pasangan yang merupakan WNA.