Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Semarang, Investasi Tepat di Wilayah Paling Berkembang

Masih ingat dengan bahasan kita sebelumnya mengenai lima wilayah yang paling berkembang di awal tahun 2017? Nah, seperti yang kita tahu bahwa Semarang menduduki peringkat pertama. Yuk, kita bahas kota ini lebih lanjut!

Berdasarkan data fitur Analisis Wilayah UrbanIndo, Ibu Kota Jawa Tengah ini mengalami rata-rata kenaikan harga properti pada tahun 2017 sebesar 10,12%. Kenaikan tersebut didukung oleh kenaikan subsektor tanah yang cukup tinggi, mencapai 4,04% dan kemudian kenaikan subsektor rumah mencapai 0,15%.

Kenaikan tersebut memang didukung oleh perkembangan Kota Semarang yang semakin pesat. Dapat dilihat, dalam beberapa tahun terakhir mulai bermunculan gedung pencakar langit. Semakin banyaknya pusat perkantoran, maka akan semakin banyak juga pendatang.

Banyaknya orang yang melirik Semarang membuat wilayah yang satu ini cocok untuk dijadikan sarana berinvestasi properti. Dilihat dari data Analisis Wilayah UrbanIndo, permintaan properti di Semarang memang cukup tinggi, terutama rumah dan tempat kost.

Menurut data yang ada, permintaan rumah mencapai 44,27%, kost 43,5%, tanah 7,03%, ruko 2,15%, apartemen 1,32%, komersial 0,93%, dan vila 0%. Cukup tinggi bukan? Coba bandingkan dengan persediannya! Persediaan properti di Semarang terdiri dari rumah 64,3%, kost 1,64%, tanah 15,83%, ruko 5,86%, apartemen 8,62%, komersial 2,21%, dan vila 0,07%.

Melihat data tersebut, sangat disarankan untuk berinvestasi rumah yang kemudian dijadikan tempat kost. Kenapa? Lihat saja! Persentase permintaan dan persediaan tempat kost sangat jauh berbeda, bukan? Dapat disimpulkan bahwa Anda tidak akan rugi jika berinvestasi tempat kost, terlebih di kawasan pendidikan dan perkantoran.

Dari sekian banyak data permintaan properti, memang dari mana saja para pencari properti di Semarang? Ternyata, bukan dari wilayah Semarang, namun didominasi oleh pencari properti yang berasal dari Surabaya sebanyak 51,73% dan Jakarta sebanyak 20,44%.

Semakin tertarik berinvestasi properti di Semarang? Bagi Anda yang bukan orang Semarang tentu akan bingung menentukan daerah mana yang tepat untuk berinvestasi. Jangan sampai salah memilih daerah karena bisa saja Anda akan rugi di kemudian hari.

Sangat disarankan untuk memilih daerah yang banyak dicari oleh para pencari properti, baik itu yang mau membeli atau menyewa. Jika masih bingung, mungkin Anda bisa berpatokan pada daerah yang paling banyak dicari berdasarkan data yang sudah dihimpun oleh UrbanIndo.

Daerah mana sajakah itu? Mungkin Anda bisa memilih daerah Tembalang karena 56,67% pencari properti sangat banyak yang mengincar daerah tersebut. Selanjutnya, masih ada daerah lain yang diminati oleh para pencari properti. Selengkapnya bisa dilihat pada grafik berikut:

Bukan hanya menentukan tipe dan lokasi properti. Dalam berinvestasi properti pun harus pandai menentukan harga. Melihat hal tersebut, UrbanIndo pun memberikan solusinya dengan memberikan data kisaran harga permintaan dan kisaran harga persediaan pada fitur Analisis Wilayah.

Seperti yang kita tahu, properti bukanlah barang yang murah. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk memiliki dan berinvestasi di bidang ini. Nah, khusus untuk wilayah Semarang yang sangat berkembang di awal tahun 2017 ini, masih menyediakan harga properti yang tergolong sangat murah.

Buktinya saja, persediaan properti yang paling banyak di Semarang ada pada kisaran harga Rp425,49 -815,98 juta dan kemudian disusul oleh kisaran harga Rp230,24 – 425,49 juta. Sayangnya, Anda nampaknya harus bergerak cepat karena permintaan tertinggi ada di kisaran harga Rp230,24 – 425,49 juta.

Jangan sampai properti incaran Anda dimiliki oleh orang lain. Sebaiknya segera temukan properti impian Anda dengan sangat mudah di UrbanIndo hanya dengan KLIK DI SINI!

Selamat mencari dan berinvestasi!