Dimas Chaerul: Pakai Deskripsi yang Provokatif tapi Positif

Berlatar belakang teknik sipil, Dimas Chaerul akhirnya memutuskan menjadi seorang agen properti pada tahun 2013. Agen yang berdomisili di Depok ini memiliki prinsip dan trik yang unik. Penasaran? Temukan kisah inspiratifnya dalam artikel ini!

Berawal dari Marketing In House

Diakui oleh Dimas, kariernya di bidang properti dimulai menjadi marketing in house. Ia pun tidak merasa kesulitan karena meskipun memiliki background ilmu teknik sipil, Dimas memiliki teman yang berkecimpung terlebih dahulu sebagai marketing.

Nggak (kesulitan), kalau belajarnya melalui teman aja. Ada teman yang di marketing lalu saya ngobrol-ngobrol dan sharing terus diajak ke bagian marketing, akhirnya saya geluti,” jelas Dimas.

Selain menjadi seorang marketing in house, ia juga menjual properti di tempat lain, namun tidak menjadi agen resmi. Meskipun demikian, tidak ada yang dianggap sampingan baginya. Di manapun ia bekerja untuk memasarkan properti, ia pun selalu fokus.

Ada prinsip menarik yang dimiliki oleh Dimas. Agen yang satu ini selalu semangat dan fokus untuk menekuni pekerjaannya dan tidak pernah menganggap segala sesuatunya menjadi sulit. Sikap positif inilah yang membuatnya menikmati pekerjaannya sehari-hari.

“Saya sebagai marketing itu tidak pernah membayangkan warna hitam, artinya begini jangan pernah bilang kalau jualan itu susah karena ke depannya akan susah, tapi kalau kita membayangkan warna putih, maka ke depannya mudah-mudahan akan cerah,” tuturnya

Bukan hanya itu, sejak awal menjadi seorang agen properti, Dimas pun memiliki prinsip “everyday is a holiday”. “Jadi setiap hari saya berangkat kerja itu seperti liburan, gak pernah saya anggap kerja jadi saya enjoy aja,” tambahnya.

Trik Khusus Beriklan Ala Dimas

Pada kesempatan wawancara yang dilakukan melalui telepon, Dimas menceritakan pengalamannnya menjadi seorang agen properti. Selama menjadi agen, tentunya ia sudah mengalami suka duka dan pengalamannya membuat ia memiliki inovasi dalam memasarkan properti.

Ada banyaknya agen properti tidak membuat dirinya merasa bersaing. Dimas malah mengaku senang karena dengan demikian, dirinya jadi lebih termotivasi untuk terus berinovasi. “Bersaing itu senang karena kalau sendiri ibaratnya jadi santai, kalau ada saingan ‘kan jadi terpacu untuk berinovasi dan lebih semangat,” jelasnya.

Setiap agen tentu memiliki trik yang berbeda-beda dalam memasarkan propertinya, begitupun dengan Dimas. Ia memiliki cara unik bermain kata-kata pada bagian deskripsi iklannya. “Kalau di deskripsi iklan itu saya gak mau sama dengan yang lain. Saya mendeskripsikannya dengan memainkan pikiran calon pembeli melalui permainan kata-kata. Pokoknya provokatif yang positif,” tutur Dimas.

Ditanya mengenai penipuan yang marak terjadi, Dimas tak menyangkal bahwa hal tersebut memang ada dan pernah ia alami. Meskipun demikian, ia tidak pernah terkena jebakan karena selalu berhati-hati. Jika ada yang mencurigakan, ia pun tak ragu untuk tidak menanggapinya.

Ada satu impian Dimas yang ingin segera ia capai, yaitu menjadi seorang owner. “Kalau (untuk punya) perusahaan agen mungkin mau, tapi kalau saya lebih ingin jadi pengembangnya. Impian saya jadi owner-nya, punya lahan lalu bangun sendiri karena basic saya ‘kan di bidang stuktur,” imbuhnya.

Sebanyak 50% Respons dari UrbanIndo

Dalam menunjang pekerjaannya, Dimas pun memaksimalkan pemasaran dengan cara memasang iklan properti di berbagai media dan salah satunya adalah UrbanIndo. Ia pun sudah menggunakan UrbanIndo sejak awal kariernya dan UrbanIndo memberikan 50% respons pembeli terhitung dari beberapa media yang ia gunakan.

“Lumayan banyak, sebenarnya fifty-fifty dengan (media) yang lain sih. Persentasenya sendiri bisa dikatakan ada 50% karena saya sering online hanya di tiga media dan salah satunya itu UrbanIndo,” ungkap agen yang berdomisili di Depok ini.

Awalnya, Dimas mengetahui UrbanIndo dari temannya yang sesama marketing in house. Ia pun tertarik untuk bergabung karena UrbanIndo memberikan layanan gratis serta ia pun merasa penggunaannya sangat mudah dan cepat.

Selain menggunakan media online, Dimas pun terkadang masih menggunakan metode flyering. Bukan hanya itu, ia pun selalu ramah terhadap semua calon pembelinya dan menganggap mereka seperti keluarga, sehingga membuka jalan untuk mendapatkan koneksi berupa keluarga atau teman dari sang calon pembeli tersebut.

Ingin mendapatkan banyak respons dari calon pembeli seperti Dimas Chaerul? Iklankan saja properti Anda di UrbanIndo!

Artikel Lainnya Artikel Lain dari Penulis