Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Adaptasi Teknik Pracetak, Nantinya Rusun Bisa Dibangun Lebih Cepat

Proses membangun sebuah rumah susun (rusun) umumnya dapat memakan waktu yang cukup panjang. Percaya atau tidak, dalam beberapa waktu ke depan, hunian ini dapat dibangun dengan waktu yang lebih singkat! Ini dia penjelasan lengkapnya.

Seperti yang dikutip dari halaman properti.kompas.com, hunian vertikal yang pembangunannya lebih singkat ini merupakan ide inovasi dari Perumnas. Menurut Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perumnas Galih Prahananto, hunian ini merupakan lansiran dari program sebelumnya, yaitu rumah tapak pracetak.

“Setelah rumah tapak yang sekarang ini kami akan mulai bagaimana pracetak ini secara mudah dikembangkan ke atas,” ujarnya pada 18 Juli 2017 lalu. Galih menambahkan, dengan adanya rusun ini, maka pembangunan yang dilakukan pun akan lebih cepat bahkan hemat lahan.

Menurutnya, pembangunan rusun sendiri sangat diperlukan, terutama di kota besar Indonesia yang lahannya makin terbatas. Teknik pracetak pada jenis hunian ini sendiri dianggap lebih efisien dari segi waktu juga harga. Nilai plusnya lagi, hunian tersebut pun tahan terhadap gempa.

Rumah Pracetak

Sementera rusun dengan teknologi pracetak ini masih digodok, Perumnas sendiri telah meluncurkan terhadap rumah tapak berteknologi sama. Perumnas sendiri akan membangun pabrik material pracetak tersebut di beberapa lokasi.

Pada tahun 2016 lalu, Perumnas telah melakukan penelitian dan pengujian bahan beton dari rumah yang dapat dibuat dalam hitungan hari ini. Hasilnya menunjukkan bahwa material tersebut memiliki kualitas yang tinggi.

Dilansir dari situs antaranews.com, pembangunan konstruksi rumah ini amat singkat, yaitu kurang dari dua minggu pengerjaan. Selain hemat tenaga kerja untuk membuatnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat satu rumah pun lebih murah. Kira-kira, biaya pembangunan rumah yang tadinya sebesar Rp1,8 juta per meter persegi dapat ditekan menjadi Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta saja.

Inovasi yang cukup menarik bukan, Urbanites? Bagaimana pendapatmu soal hal ini? Sampaikan di kolom komentar pada halaman media sosial UrbanIndo, yuk!