Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Miko: Melepas Pekerjaan di Dinas Pendidikan untuk Lebih Fokus Beriklan

Melepas pekerjaan dengan penghasilan tetap bukanlah keputusan sepele. Hal inilah yang dilakukan oleh Miko, agen properti asal Yogyakarta. Meskipun demikian, ia tak pernah menyesal akan keputusannya karena kini sudah dipercaya dan menjadi agen sukses. Simak kisahnya, yuk!

Melepas Pekerjaan di Dinas Pendidikan

Anda mungkin bertanya-tanya apa pekerjaan dari Miko. Nah, dalam sesi wawancara bersama UrbanIndo, Miko mengaku bahwa awalnya ia merupakan salah satu staf di Dinas Pendidikan. Lalu, bagaimana bisa ‘banting stir’ jadi agen properti?

Suatu hari, salah satu rekan kerja Miko di Dinas Pendidikan ada yang meminta tolong untuk dicarikan sebidang tanah dan tak disangka tanah tersebut berhasil ia jual. Komisi yang cukup besar pun membuat Miko ‘ketagihan’.

“Awalnya tuh iseng, kebetulan sebelum di properti ‘kan saya staf di Dinas Pendidikan. Di situ ada salah satu pegawai yang minta dicarikan tanah, kemudian saya carikan lalu deal dan ternyata fee-nya cukup menarik,” kenang Miko.

Merasa membutuhkan ilmu, Miko yang awalnya menjalani profesi sebagai agen properti independen pun memutuskan untuk bergabung dengan Rengganis Property. Keputusan ini pun ia ambil sejak bulan Desember 2016.

“Aku minim pengetahuan soal properti. Kalau independen itu ‘kan harus belajar sendiri, kalau di Rengganis ada pelatihan dari mulai jadi broker yang baik hingga cara cepat closing. Jadi banyak yang diperoleh juga,” tutur Miko.

UrbanIndo Paling Banyak Respons

Semenjak bergabung dengan Rengganis Property, Miko mengaku bahwa dirinya memercayakan pemasaran properti kepada UrbanIndo. Ia didaftarkan untuk memiliki akun setelah sebelumnya menawarkan properti dengan cara door to door.

Miko juga mengaku bahwa dirinya memasang iklan di situs lain, namun tak mendapatkan banyak respons seperti di UrbanIndo. “Saya pasang iklan juga di situs lain, tapi gak begitu banyak respons. Paling responsnya itu ada satu atau dua, ya gak sebanyak dari UrbanIndo,” ungkapnya.

Banyaknya respons yang didapat Miko tak hanya berasal dari Yogyakarta, malah lebih banyak yang berasal dari luar kota bahkan luar pulau seperti dari Jakarta, Kalimantan, dan Makassar. Para pembelinya juga memproyeksikan properti tersebut untuk diinvestasikan atau dijual kembali.

Agen properti asal Yogyakarta ini pun memiliki trik khusus agar iklan propertinya banyak dilihat. Ia mengatakan bahwa selama ini kata ‘murah’ menjadi kata kunci yang paling banyak dicari. “Paling di judulnya mengandung kata ‘rumah murah’, ya meski memang murah ini cukup relatif,” imbuhnya.

Sering Jeruk Makan Jeruk

Sebuah pekerjaan tentu tak luput dari hambatan, begitu juga dengan agen properti. Miko menjelaskan bahwa jumlah agen properti di Yogyakarta cukup banyak. Ia pun mengatakan bahwa memang terjadi persaingan, namun tak saling mematikan bahkan bisa saling bekerja sama.

Sayangnya, tentu ada saja agen-agen ‘nakal’ yang memanfaatkan keadaan. Miko sendiri pernah mengalami penipuan. Ada agen yang berpura-pura menjadi pembeli untuk mendapatkan informasi properti dari Miko dan akhirnya dijual kembali.

Mendapati hal ini, Miko pun belajar dari pengalaman. “Adanya kasus jeruk makan jeruk ini bikin jadi banyak belajar. Kalau pembeli itu gak rewel nanya, tapi kalau dia sudah detail banget gitu saya sudah curiga karena biasanya yang seperti itu tuh agen juga,” jelasnya kepada Tim UrbanIndo.

Kegigihan dan keseriusan Miko tak perlu diragukan lagi, buktinya saja iklan propertinya sudah sangat banyak dan banyak juga yang sudah terjual. Ketika ditanya, Miko juga meiliki proyeksi dan cita-cita untuk memiliki kantor properti sendiri.

Di akhir kesempatan wawancara, Miko juga mengungkapkan kesannya selama menggunakan UrbanIndo. “UrbanIndo membantu banget untuk iklanin properti, lalu dari jumlah respons juga bagus karena banyak juga yang telepon dan bilang tahu dari UrbanIndo. Ah pokoknya membantu banget lah,” tutup Miko.

Ingin mendapatkan banyak respons seperti agen Miko? Ayo selalu iklankan properti Anda di UrbanIndo!