Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Anak Hasil Perkawinan Campuran Berhak Punya Rumah?

Perkawinan antara Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Warga Negara Asing (WNA) bukanlah hal yang asing lagi. Nah, yang jadi pertanyaan adalah ketika pengajuan KPR ditolak oleh bank, apakah boleh dialihkan atas nama anak? Lalu, bagaimana hak kepemilikan properti bagi anak hasil perkawinan campuran?

Perkawinan Campuran

Sebelum membahas lebih jauh, tentu sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu mengenai penjelasan dari perkawinan campuran. Penjelasan lengkapnya terdapat dalam Pasal 57 Undang-Undang Nomor 1 tentang Perkawinan (UU Perkawinan) yang isinya:

“Yang dimaksud dengan perkawinan campuran dalam Undang-undang ini ialah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia.”

Bagaimana dengan pengajuan KPR yang selalu ditolak oleh bank? Terkait harta perkawinan ini pun tercantum dalam Pasal 35 UU Perkawinan. Pada Ayat (1) dijelaskan bahwa harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama. Hal ini tentu disesuaikan lagi apabila ada perjanjian perkawinan.