Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Mendadak Kaya, Kakek Ini Dapat Rp20 Miliar Berkat Rumah Kayu Reyotnya. Ternyata…

Kejadian yang akan terjadi di masa depan merupakan sebuah rahasia. Hari ini mungkin kita hidup miskin, tapi seminggu setelahnya bisa saja jadi mendadak kaya. Bukan khayalan belaka saja ternyata, sebab hal tersebut benar-benar terjadi pada seorang kakek tua. Penyababnya? Rumah kayu reyot yang dimilikinya!

Bagi Kakek Laomang Yang, rumah yang ditinggalinya merupakan satu-satunya harta berharga yang ia miliki.

Bersama sang kakak dan adik, ia menempati rumah kayu tua dalam kondisi sangat miskin di sebuah desa yang terletak di tengah hutan Provinsi Hubei, China.

Bisa dibilang, kondisi tempat tinggalnya tersebut sudah tak layak tinggal.

Desa Tempat Tinggal Yang Dibongkar

Hari-hari berlalu, Kakek Yang dan kedua saudaranya pun mendapatkan kabar bahwa desa tempat tinggalnya mau dibongkar.

Ia pun termasuk sebagai salah satu warga yang terkena relokasi.

Itu berarti, Kakek Yang harus merelakan rumah kayu reyot yang telah menjadi pelindung hidupnya selama ini.

Proses relokasi pun terus berlangsung.

Tanpa ia sadari selama ini, ternyata rumah tersebut bukan sembarang bangunan, melainkan tempat tinggal yang sudah berdiri sejak Dinasti Ming.

Diperkirakan, rumah kayu tersebut dibangun pada tahun 1368 hingga 1644.

Ada hal lain yang lebih mengejutkan!

Suatu saat, Kakek Yang akhirnya mengetahui bahwa rumahnya terbuat dari material spesial.

Bahan pembuat rumah tersebut tenyata merupakan kayu dari pohon phoebe zhennan yang sudah sangat langka di China.

Spesies kayu yang juga disebut sebagai jinsi nanmu tersebut kini sudah terancam punah.

Kayu Berkilau Emas

Dilansir dari situs dailymail.com, kayu dari pohon ini disebut juga disebut dengan kayu emas sutra.

Alasannya ialah karena kilauannya yang menyerupai emas ketika sudah diolah. Orang-orang di zaman Dinasti Ming pun sangat mengagungkan kayu tersebut.

Dulu, kayu emas murni ini digunakan para anggota kerajaan sebagai material pembuatan perabot hingga singgasana para raja.

Selain itu, peti mati mereka pun dibuat dari bahan kayu yang dinilai sangat berharga ini.

Disebut-sebut, sepeti emas tidak cukup untuk membeli satu gelondong kayu ini.

Rumah Kakek Yang Ditawar Rp20 Miliar

Dikabarkan oleh vccoo.com, sebelum kena penggusuran, rumah tersebut pun ditawar oleh seseorang bernama Chen Kezhong.

Harga yang disebutkan oleh sang pembeli luar biasa besar yaitu 10 juta China Yuan atau sekitar Rp20 miliar. Berkat tawaran tersebut, Kakek Yang pun disebut-sebut langsung kaya mendadak.

Dikabarkan, setelah menjual rumahnya, Kakek Yang tinggal di sebuah panti jompo yang nyaman.

Setelah menghabiskan beberapa waktu di panti, Kakek Yang kemudian membeli rumah di pinggiran desa yang tak disebutkan lokasinya.

Bagaimana dengan nasib rumah kayu emas itu sendiri?

Kini bagian rumah tersebut sudah dipindahkan ke area yang lebih terjangkau dari tempat sebelumnya.

Para turis pun dapat mendatangi lokasi tersebut dan menyaksikan keberadaan rumah dengan material kayu langka sendiri.

Urbanites, kisah Kakek Yang di atas mengajar kita bahwa, selain menjadi pelindung kehidupan, rumah pun ternyata memiliki nilai investasi yang tak disangka-sangka.

Itulah mengapa, memiliki rumah merupakan salah satu hal yang penting untuk diwujudkan. Bagaimana menurutmu, Urbanites?