Blog UrbanIndo.com - Informasi Rumah dan Properti

Wajib Tahu Ini Sebelum Gunakan Kaca di Setiap Sudut Rumah!

Berniat mempercantik tampilan rumah menggunakan kaca?

Anda bisa menggunakan material ini di setiap sudut rumah, lho!

Eits

Ada hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin menggunakan material kaca. Dalam artikel kali ini, UrbanIndo akan membahas mulai dari:

  • Jenis-jenis kaca;
  • Penggunaan material kaca untuk plafon; hingga
  • Cara merawat dan menghilangkan goresan kaca.

Oleh karena itu, baca artikel ini sampai selesai, ya!

Tak perlu berlama-lama, kita bahas dulu mulai dari:

#1 BERBAGAI JENIS KACA UNTUK MEMPERCANTIK SUDUT RUMAH

Sebelum kita bahas lebih jauh mengenai bagaimana mempercantik rumah menggunakan material kaca, Anda harus tahu terlebih dahulu beragam jenis kaca.

Kenapa hal ini penting?

Tentunya ini perlu diketahui agar tidak salah ketika menempatkan kaca di rumah.

Langsung saja, ini dia beragam jenis kaca yang bisa Anda pilih:

  1. Kaca Bening

Kaca yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi.
Sesuai dengan namanya, kaca bening ini juga dikenal sebagai kaca polos.

Perlu diketahui!

Janga gunakan kaca bening sebagai eksterior rumah karena kaca jenis ini tidak terlalu kuat untuk menahan panas dari sinar matahari.

Kaca bening ini juga terdiri dari berbagai ketebalan, yaitu 5 mm, 6mm, dan 8 mm.

Bagaimana dalam menentukan penggunaan kaca bening yang tepat?

Begini, semakin besar ukuran kaca yang akan digunakan, maka sebaiknya pilihlah kaca yang tebal.

  1. Kaca One Way

Anda juga nampaknya sudah tidak asing dengan jenis kaca yang satu ini.

Jika kaca yang sebelumnya adalah kaca yang tembus pandang, maka kaca one way atau kaca cermin bersifat reflektif.

Sesuai dengan namanya, hanya ada satu sisi dari kaca ini yang bersifat transparan. Ya, sisi lain dari kaca ini tidak akan melihat ke arah berlawanan.

Oleh karena itu…

Kaca yang satu ini cocok digunakan bagi Anda yang ingin menjaga privasi, namun memiliki tampilan mewah.

Kenapa bisa hanya satu sisi yang bersifat reflektif?

Ternyata ini berkaitan dengan bahan lapisan tambahan yang ada pada kaca tersebut, yaitu oksida logam.

  1. Kaca Rayban

Nama lain dari kaca ini adalah kaca berwarna.

Nah, untuk menambah warnanya, kaca rayban ini diberi lapisan warna yang terbuat dari campuran logam.

Kaca jenis ini juga bisa dilapisi oleh beberapa lapis untuk menambah tingkat kegelapannya.

Tersedia juga pilihan warna yang bisa Anda pilih, yaitu hitam, hijau gelap, biru gelap, biru kehijauan, abu-abu gelap, dan tembaga.

Oh, ya, kaca rayban ini mampu menahan paparan panas sinar matahari hingga 55%.

  1. Kaca Es

Kaca yang satu ini memiliki tekstur di salah satu bagian sisinya, sehingga memberikan efek dekoratif.

Tekstur ini juga akan mengaburkan bayangan, sehingga dapat memberikan privasi yang cukup dan bahkan mengurangi paparan sinar matahari.

Sayangnya harga dari kaca yang satu ini memang cukup tergolong mahal.

Meskipun demikian…

Ada solusi murah untuk memiliki kaca es, yaitu dengan menggunakan stiker kaca es.

Selain lebih murah, nyatanya stiker kaca es memiliki manfaat yang sama.

Kemampuannya untuk menjaga privasi dan memiliki dekorasi unik membuat kaca es banyak digunakan pada bagian interior, seperti pintu kamar mandi atau shower box.

  1. Kaca Tempered

Butuh kaca yang kuat? Anda bisa mencoba kaca tempered!

Percaya atau tidak, kaca yang satu ini memiliki kekuatan 3 – 5 kali lipat jika dibandingkan dengan kaca biasa.

Kenapa bisa sangat kuat?

Ternyata rahasianya ada di cara pembuatannya. Prosesnya dipanaskan lalu didinginkan secara mendadak.

Jika dilihat secara kasat mata, tidak ada yang membedakan dari tampilannya.

Bukan hanya kuat, kaca tempered juga tergolong aman karena jika pecah, pecahannya tidak akan tajam.

Tertarik menggunakannya?

Belilah kaca tempered yang sesuai ukuran. Ini bisa lakukan dengan cara memesannya terlebih dahulu.

Kenapa?

Jika kacaini diberi proses lagi, maka kualitas kekuatannya akan menurun.

  1. Kaca Laminasi

Nah, yang terakhir ada kaca laminasi.

Jika dibandingkan dengan semua kaca yang sudah dibahas sebelumnya, kaca laminasi memiliki tingkat kekuatan yang paling tinggi.

Rahasia kekuatan dari kaca laminasi ini terletak dari lapisan polofinil transparan.

Oleh karena itu, kaca jenis ini banyak digunakan di berbagai alat transportasi, seperti bus dan kereta api.

Bagaimana penggunaannya untuk hunian?

Saking kuatnya, maka kaca ini akan sangat cocok jika dijadikan skylight, balkon, atau bagian rumah lainnya yang membutuhkan kaca kuat.

#2 PLAFON KACA UNTUK RUMAH YANG CUKUP DENGAN CAHAYA

Penggunaan kaca sebagai plafon rumah nampaknya masih sangat jarang digunakan.

Padahal, menggunakan kaca akan membuat rumah mendapatkan pencahayaan yang cukup, sehingga rumah tampak lebih terang dan juga tidak lembap.

Ada beberapa faktor kenapa jarang yang menggunakan kaca sebagai bahan utama plafon.

Faktor yang paling utama adalah masih banyak yang ragu untuk plafon yang menjadi salah satu penentu ketahanan struktur sebuah bangunan.

Sebenarnya, Anda bisa menggunakan kaca untuk material plafon rumah.

Ini akan menjadi pilihan yang tepat karena akan membuat tampilan rumah menjadi lebih indah.

Sayangnya, plafon kaca memang tidak terlalu kuat, sehingga tidak cocok digunakan untuk bangunan yang terlalu tinggi, seperti rumah berlantai 3 dan apartemen.

Lebih kuat mana?

Tentu jawabannya lebih kuat plafon beton.

Meski sudah menggunakan yang tebal, plafon kaca lebih rentan retak.

Ini dapat terjadi akibat kaca yang memuai karena terus-menerus terkena paparan langsung sinar matahari, sehingga panel kaca pun meregang atau memuai.

Sebenarnya, apa yang membuat plafon kaca lebih rentan?

Ketika kaca meregang atau memuai dan tidak ada space, maka kaca akan retak dan pecah.

Bagaimana dengan perbandingan biayanya?

Meski beton memiliki kekuatan yang lebih baik, ternyata harganya lebih murah jika dibandingkan dengan kaca.

Apa yang membuat kaca lebih mahal?

Ternyata ini diakibatkan oleh kandungan bahan material kaca yang lebih mahal dan melalui proses yang cukup lama.

Meskipun mahal, plafon bermaterial kaca akan mebuat tampilan rumah menjadi jauh lebih menarik jika dibandingkan menggunakan beton.

Begini perbedaan kerusakan plafon beton dan kaca:

Pertama kita bahas terlebih dahulu mengenai kerusakan plafon beton.

Jika plafon beton rusak dan bahkan kerusakannya cukup parah atau di bagian strukturnya, maka bisa dengan mudah ditanggulangi.

Caranya?

Anda cukup menambal bagian plafon yang mengalami kerusakan tanpa perlu mengubah bagian strukturnya.

Anda juga tidak perlu segera menanganinya karena meskipun terjadi kerusakan, strukturnya masih akan kuat untuk menopang.

Bagaimana dengan plafon kaca?

Ketika plafon kaca mengalami kerusakan berupa retak maupun pecah, maka biasanya terjadi kerusakan juga pada bagian kerangkanya.

Nah, kalau plafon kaca mengalami kerusakan, maka Anda harus segera memperbaikinya. Jika dibiarkan…

Kerangka atau panelnya akan lebih mudah patah, sehingga mengakibatkan pada bagian panel lainnya.

#3 BERSIHKAN GORESAN KACA DENGAN CARA…

Penggunaan kaca di berbagai sudut rumah memang mampu memberikan tampilan yang sangat unik. Rumah Anda pun akan terlihat jauh lebih luas.

Meskipun demikian…

Salah satu kendala penggunaan material kaca di setiap sudut rumah adalah adanya bekas goresan pada kaca.

Tak jarang seseorang merasa bingung ketika kaca terkena goresan.

Ibaratnya…

Jika bagian dinding ada yang tercoret, bisa diatasi dengan mengecat ulang bagian tersebut.

Padahal…

Goresan di permukaan kaca bisa dengan mudah dihilangkan dengan berbagai bahan alami atau bahan yang ada di rumah.

Berikut bahan yang bisa Anda gunakan:

1. Cat Kuku

Bahan pertama yang bisa Anda manfaatkan di rumah adalah cat kuku.

Bukan hanya membuat kuku Anda menjadi cantik, nyatanya goresan di kaca pun bisa hilang dengan cat kuku.

Oh, ya, hanya cat kuku bening, lho!

Cukup lakukan cara sederhana ini:

  • Bersihkan dulu permukaan kaca yang tergores menggunakan pembersih kaca atau lap berserat yang dibasahi. Jika dirasa sudah bersih, diamkan permukaan kaca hingga kering;
  • Oleskan cat kuku bening ke permukaan kaca yang tergores dan usahakan untuk tidak terlalu melebar. Gunakanlah kuas cat kuku yang sudah tersedia;
  • Diamkan cairan cat kuku tersebut sekitar 60 menit agar mengering sempurna. Ini juga dilakukan agar cat kuku bisa meresap sempurna ke dalam goresan;
  • Tuangkan sedikit cat kuku bening ke permukaan lap berserat. Nantinya ini akan digunakan untuk menghilangkan cat kuku yang sudah mengering pada permukaan kaca;
  • Gunakan lap tersebut untuk membersihkan permukaan kaca dengan cara menggosoknya secara perlahan. Pastikan tak ada sisa cat yang tertinggal dan lihatlah hasilnya!

2. Pasta Gigi

Tidak punya cat kuku bening?

Anda juga bisa memanfaatkan pasta gigi, lho!

Bukan hanya bisa membersihkan dan memutihkan gigi, Anda juga bisa membuat tampilan kaca seperti baru!

Perlu diingat bahwa pasta gigi yang digunakan haruslah yang berwarna putih.

Tak sulit untuk membersihkannya, Anda hanya perlu:

  • Membersihkan permukaan kaca yang tergores menggunakan lap berserat yang bersih;
  • Basahi lap berserat menggunakan air hangat dan peras hingga tak ada air yang tersisa (kondisi lap menjadi lembap);
  • Oleskan sedikit pasta gigi ke permukaan lap yang sudah dibasahi. Banyaknya pasta gigi yang digunakan tentu disesuaikan dengan panjang dan lebar dari goresan;
  • Oleskan juga pasta gigi secuukupnya ke permukaan kaca yang tergores;
  • Lap kaca dengan pola melingkar selama 30 detik;
  • Ulangi hingga beberapa kali (idealnya 3 – 5 kali);
  • Siapkan lap bersih yang baru, basahi dengan air, dan peras. Bersihkan permukaan kaca yang sudah dilap menggunakan pasta gigi hingga bersih. Lakukan juga secara melingkar.

3. Baking Soda

Bahan selanjutnya ada…

Baking soda!

Ya, bahan yang satu ini memang tak diragukan lagi fungsinya sebagai bahan pembersih peralatan rumah tangga.

Lalu, bagaimana caranya untuk menghilangkan goresan kaca?

Cukup lakukan langkah mudah berikut ini:

  • Bersihkan permukaan kaca menggunakan kain berserat yang sudah dibasahi dengan air hangat;
  • Campurkan baking soda dengan air ke dalam sebuah wadah. Tak perlu terlalu banyak, cukup gunakan masing-masing satu sendok. Aduk kedua bahan tersebut hingga merata untuk mendapatkan pasta;
  • Gunakan lap kering untuk mengambil pasta baking soda (gunakan ujung jari yang dilapisi lap untuk mengambilnya);
  • Oleskan dan usapkan pasta tersebut ke bagian kaca yang tergores secara melingkar sekitar 30 detik. Lakukan berkali-kali hingga pasta di wadah pun habis;
  • Bersihkan permukaan kaca menggunakan lap baru yang sudah dibasahi menggunakan air hangat. Pastikan tak ada pasta baking soda yang tersisa!

Tertarik menggunakan kaca untuk menghiasi berbagai sudut rumah?

Jangan lupa pertimbangkan berbagai hal di atas, ya!

Sebarkan atau share juga artikel ini di media sosial Anda agar:

  • Bisa membaca artikel ini di di lain waktu;
  • Bisa menginspirasi orang terdekat Anda.

Temukan juga berbagai bahasan menarik lainnya hanya di Blog UrbanIndo!