Hati-Hati! Melempar Petasan ke Area Rumah Orang Bisa Dipidana

Siapa yang tak sabar merayakan tahun baru?

Seperti yang kita tahu, perayaan malam pergantian tahun selalu identik dengan petasan, kembang api, dan terompet.

Nah, bagi Anda yang suka menyalakan petasan dan kembang api, jangan sampai iseng!

Kenapa?

Ternyata siapapun yang melempar petasan ke area rumah seseorang bisa dituntut pidana. Kok bisa?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hukuman pidana bagi seseorang yang melempar petasan, ada baiknya kita ketahui juga aturan dari penggunaan kembang api.

Aturan Penggunaan Kembang Api

Tahukah Anda?

Nyatanya menggunakan kembang api tidak boleh sembarangan. Ada aturan khusus terkait penggunaannya, lho!

Aturannya ini tercantum dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian, dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial (Perkapolri No. 2 Tahun 2008).

Dalam aturan ini, benda yang biasa kita sebut sebagai kembang api ditulis dengan istilah “bunga api”.

Lebih jelasnya, dalam Pasal 1 Angka 4 dijelaskan bahwa:

“Bunga api adalah benda-benda bunga api tunggal atau tersusun atau yang semacamnya yang dapat menyala berwarna warni dengan disertai letusan maupun tidak.

Lalu, bagaimana dengan aturan penggunaannya?

Perihal ini, aturannya tertulis dengan jelas dalam Pasal 10 Angka 5 yang isinya sebagai berikut:

“Bunga api yang digunakan oleh masyarakat yaitu:

  1. bunga api mainan berukuran kurang dari 2 inchi (tidak menggunakan izin pembelian dan penggunaan);
  2. bunga api untuk pertunjukan (show) berukuran dari 2 (dua) inchi sampai dengan 8 (delapan) inchi.”

Apabila Anda hanya menggunakan bunga api atau kembang api untuk keperluan pribadi dan berukuran kecil, maka tak diperlukan izin pembelian dan penggunaan.

Nah, sudah tahu ‘kan mengenai aturan penggunaan kembang api?

Lalu bagaimana dengan bahasan utama kita mengenai hukuman bagi pelempar petasan maupun kembang api ke area rumah seseorang?

Terkait hal ini, perlu dibedakan juga apakah pelakunya seorang diri atau tidak.