5 Keteledoran Ini Ternyata Berpotensi Membuat Rumah Terbakar. Waspadalah!

Rumah terbakar dan rata dengan tanah, jangan sampai deh! Urbanites, perlu kamu ketahui kebakaran rumah umumnya terjadi akibat keteledoran pemilik rumah. Merasa kebiasaan tersebut tidak membahayakan, risiko di baliknya pun jadi disepelekan.

Ayo, lindungi rumahmu dari segala jenis bahaya termasuk kerusakan dan kerugian akibat kebakaran.

Cek, apakah kebiasaan di bawah ini masih kamu dan anggota keluarga lakukan.

Mari baca ulasan lengkapnya sebagai berikut!

#1 Meninggalkan Dapur Saat Memasak

Kasus rumah terbakar akibat api dari kompor kerap terjadi.

Salah satu pemicunya adalah penggorengan yang ditinggalkan ketika api kompor masih menyala.

Alih-alih ditinggal sebenar, pemilik yang tengah memasak pun jadi kelupaan.

Penggorengan yang terlampau panas bisa menyebabkan kompor meledak.

Api pun jadi cepat merambat karena dapur penuh dengan barang.

Seketika sekeliling dapur pun bisa ikut terbakar. Mengerikan sekali bukan?

#2 Membiarkan Lilin Terus Menyala

Saat mati lampu, lilin pun jadi andalan untuk menerangi rumah.

Waspadalah, sebab api dari sumbu lilin bisa merambat dan membakar benda lain bila tidak diletakkan dengan posisi aman.

Kerap kali, orang pun lupa tidak mematikan lilin dan membiarkannya menyala tanpa pengawasan.

Inilah kebiasaan yang harus dihindari karena bisa menimbulkan kebakaran di rumah.

Baca Juga: Rumah Kebakaran, Lalu Apinya Membakar Sekitar. Hukumannya?

Gunakanlah lilin berwadah yang menutupi sumbunya.

Tempat seperti ini dapat menjaga api lilin tidak mudah tersambar angin sehingga mengenai benda lain.

#3 Lupa Mematikan Listrik Saat Pergi Jauh

 

Mencabut kabel peralatan elektronik dari stop kontak adalah hal yang perlu dilakukan.

Selain membuat tagihan listrik jadi lebih hemat, cara ini pun dapat menghindarkan rumahmu dari kebakaran.

Sayangnya masih banyak orang yang menyepelekan hal ini.

Jangan pernah biarkan peralatan elektronik nyala terus-menerus, terutama ketika kamu bepergian ke luar rumah dengan jarak jauh.

Ada beberapa alat yang jadi pengecualian misalnya lampu atau kulkas yang tidak berpotensi meledak.

#4 Menggunakan Stop Kontak Bertumpuk

Umumnya sebuah ruangan hanya memiliki satu atau dua stop kontak yang tertempel pada dinding.

Sementara itu peralatan elektronik yang digunakan kerap melebihi jumlah colokan listrik tersebut.

Solusinya adalah menambah stop kontak dengan jumlah colokan lebih banyak.

Hal ini boleh saja dilakukan namun tidak dengan berlebihan. Akan lebih baik lagi bila praktik semacam ini ditinggalkan saja.

Memasang stop kontak dengan bertumpuk dapat mengibatkan arus pendek yang memicu kebakaran.

Apabila kamu atau anggota keluarga lain butuh lebih banyak colokan listrik, lebih baik buatlah jalur stop kontak yang baru.

Lakukan hal tersebut dengan bantuan tukang listrik kepercayaan.

Lebih mahal memang, tapi cara ini dapat meminimalisir potensi terbakarnya rumah.

Baca Juga: Yuk, Kenali Apa Itu Asuransi Kebakaran!

#5 Tak Memadamkan Puntung Rokok

Cukup banyak orang yang kerap lupa tidak memadamkan puntung rokok ketika selesai merokok.

Mereka hanya membuang puntung dan tetap membiarkannya menyala. Buangnya di mana saja lagi, padahal bisa saja di sekitar rumah tersebut ada benda yang mudah terbakar.

Bisa saja lho, rumah terbakar akibat hal sepele seperti ini.

Maka itu, ketika selesai merokok buanglah puntungnya di asbak dan pastikan bahwa baranya telah benar-benar padam.

Setelah itu, buang puntung di tempat sampah agar tidak berantakan.

Semoga ulasan dan tips di atas bermanfaat untukmu, Urbanites!

Jangan lupa, ingatkan juga orang-orang di sekitarmu mengenai bahaya dari kebiasaan serta keteledoran tersebut dengan membagikan artikel ini ke media sosial.

Baca terus juga blog UrbanIndo untuk mendapat ulasan lain yang tak kalah menarik.