Bolehkah Pemilik Kost Masuk ke Kamar Penyewa Tanpa Izin?

Anda sedang menyewa kamar kost?

Sayangnya, ada saja pemilik atau penjaga kost yang berbuat ‘iseng’ dan terlewat batas.

Salah satu yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai pemilik atau penjaga kost yang masuk ke kamar penyewa tanpa izin.

Anda pernah mengalaminya? Sebenarnya boleh gak sih?

Langsung saja kita bahas, yuk!

Aturan Sewa-Menyewa Kamar

Sebelum membahas lebih jauh, perlu diketahui dulu pengertian dari kata indekos yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Tertulis bahwa KBBI adalah tinggal di rumah orang lain dengan atau tanpa makan (dengan membayar setiap bulan); memondok.

Seperti yang kita tahu, kost termasuk ke dalam sewa-menyewa kamar yang tercantum ke dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer).

Lihat saja Pasal 1586 KUHPer berikut ini:

“Penyewaan kamar yang dilengkapi dengan mebel harus dianggap telah dilakukan untuk tahunan, bila dibuat atas pembayaran sejumlah uang tiap tahun; untuk bulanan, bila dibuat atas pembayaran sejumlah uang tiap bulan; untuk harian, bila dibuat atas pembayaran sejumlah uang tiap hari. Jika tidak ternyata bahwa penyewaan dibuat atas pembayaran sejumlah uang tiap tahun, tiap bulan atau tiap hari, maka penyewaan dianggap telah dibuat menurut kebiasaan setempat.”

Berlaku Aturan Sewa-Menyewa

Melihat aturan tersebut, maka aturan mengenai sewa-menyewa bisa dikatakan berlaku juga pada indekos.

Masih dalam KUHPer, kita lihat aturan sewa-menyewa dalam Pasal 1548 berikut ini:

“Sewa menyewa adalah suatu persetujuan, dengan mana pihak yang satu mengikatkan diri untuk memberikan kenikmatan suatu barang kepada pihak yang lain selama waktu tertentu, dengan pembayaran suatu harga yang disanggupi oleh pihak tersebut terakhir itu. Orang dapat menyewakan pelbagai jenis barang, baik yang tetap maupun yang bergerak.”

Seperti yang dijelaskan dalam isi pasal tersebut, barang yang bisa disewakan dapat berupa barang yang bergerak maupun tidak, dengan kata lain tentunya indekos pun masuk ke dalam kategori tersebut.

Oleh karena itu, aturan sewa-menyewa indekos juga bisa berpatokan pada Bab VII KUHPer.

Tidak Ada Aturan Khusus

Lalu, bagaimana dengan aturan pemilik kost yang sembarangan masuk ke dalam kamar penyewa?

Dikutip dari laman hukumonline.com, ketentuan terkait hal ini tidak diatur.

Meskipun demikian, sang penyewa yang merupakan pemilik kamar tentu memiliki hak untuk menggunakan kamar yang disewa tanpa ada gangguan dari siapapun, termasuk pemilik kost.

Apabila mengalami kejadian seperti ini, Anda sebagai penyewa kamar kost harus melihat isi perjanjian sewa-menyewa sejak awal.

Jika terbukti tak ada perjanjian dan Anda merasa tak nyaman, maka sebaiknya segera komunikasikan dengan pemilik kost atau pengelola kost yang memang masuk ke dalam kamar Anda.

Sebenarnya, dalam Angka 3 Pasal 1550 KUHPer tertulis bahwa pihak yang menyewakan karena sifat persetujuan dan tanpa perlu adanya suatu janji, wajib untuk:

“memberikan hak kepada penyewa untuk menikmati barang yang disewakan itu dengan tenteram selama berlangsungnya sewa.”

Bagaimana jika sudah dibicarakan, namun kejadiannya masih berulang?

Tentunya Anda bisa melakukan gugatan atas dasar Perbuatan Melawan Hukum (PMH) karena bertentangan dengan hak orang lain.

Sebagai seorang penyewa, tentunya Anda berhak untuk mendapatkan kenyamanan atas kamar yang disewa.

Temukan juga bahasan mengenai hukum properti lainnya di Blog UrbanIndo dengan cara klik di sini!