Jual-Beli Properti Antara Menantu dengan Mertua, Sahkah?

Transaksi properti bisa terjadi antar siapapun, termasuk antar anggota keluarga.

Kali ini, UrbanIndo akan mengajak Anda untuk membahas transaksi properti antara menantu dengan mertua.

Pertanyaan awalnya, apakah transaksi ini sah?

Lebih jelasnya, kita bahas dalam artikel kali ini, yuk!

Tidak Ada Larangan

Terkait bahasan kali ini, kita lihat Kitab undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer).

Tak ada aturan yang menyebutkan mengenai larangan bertransaksi antara menantu dengan mertua, termasuk transaksi properti.

Dapat dikatakan bahwa jual-beli properti dengan mertua adalah sesuatu yang sah.

Jika Anda lihat, di dalam KUHPer hanya terdapat aturan mengenai larangan jual-beli antara suami dengan istri.

Aturan mengenai hal ini pun terdapat dalam Pasal 1467 KUHPer.

Wajib Memenuhi Syarat Sah Perjanjian

Langkah pertama yang harus dipastikan adalah properti yang akan diperjualbelikan adalah milik sang mertua atau menantu.

Lebih jelasnya, mari kita lihat Pasal 1471 KUHPer berikut ini:

“Jual beli atas barang orang lain adalah batal dan dapat memberikan dasar kepada pembeli untuk menuntut penggantian biaya, kerugian dan bunga, jika ia tidak mengetahui bahwa barang itu kepunyaan orang lain.”

Apabila tidak melanggar isi pasal tersebut, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah syarat sah perjanjian jual-beli.

Mengenai hal ini, poin-poinnya tercantum di dalam Pasal 1320 KUHPer.

Di dalam pasal ini, tertulis bahwa ada empat poin yang harus diperhatikan.

Berikut isi Pasal 1320 KUHPer:

“Supaya terjadi persetujuan yang sah, perlu dipenuhi empat syarat;

  1. kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;
  2. kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
  3. suatu pokok persoalan tertentu;
  4. suatu sebab yang tidak terlarang.”

Kini sudah jelas ‘kan bahwa transaksi properti antara menantu dengan mertua sah-sah saja.

Jadi, apabila Anda ingin melakukan jual-beli rumah atau tanah dengan mertua atau menantu, hal tersebut diperbolehkan.

Tentu jangan lupa untuk melakukan transaksi jual-beli properti sesuai dengan aturan yang berlaku, ya!

Mau tahu bahasan properti lainnya?

Anda bisa temukan juga bahasan hukum properti lainnya di Blog UrbanIndo hanya dengan klik di sini!

Comments
Loading...