Galang: Sukses Jadi Broker Kini Mantap Berkarier Sebagai Pengembang di Magelang

Cukup banyak agen properti yang bercita-cita mengembangkan karier menjadi seorang pengembang. Sambil berjualan properti, banyak ilmu yang bermanfaat sehingga mereka makin percaya diri terjun ke dunai yang tak asing tersebut. Hal ini pun dialami oleh Galang, seorang pebisnis properti dari Magelang.

Saat ini, pria dengan nama panjang Galang Mikana Murti ini masih berstatus sebagai agen independen di situs UrbanIndo.

Listing propertinya pun terus bertambah, ada yang sudah terjual ada juga yang sudah sukses tersewa.

Ada faktu baru yang terungkap, ternyata selain sebagai broker kini ia pun sudah merambah profesi developer.

Pada UrbanIndo, Galang pun menceritakan bahwa kini sudah beberapa rumah yang berhasil ia bangun.

“Sampai saat ini memang belum terlalu banyak, kok. Awalnya saya coba tawarkan dulu pada orang-orang terdekat yang tinggal di sekitar dan ternyata ada yang tertarik. Sekarang ini sudah beberapa yang terbangun walau dibangunnya tidak secara massal, masih satu atau dua saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, terjun di bidang properti merupakan cita-citanya sejak lama. Ketertarikannya dengan hal ini, membuat Galang terus belajar dan ingin tahu sehingga akhirnya bisa merambah ke step yang lebih tinggi.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika seorang agen ingin menaikkan levelnya sebagai pengembang properti.

Hal pertama ialah memahami apa saja job desk dari developer.

Biarpun bisa dikatakan sudah punya modal ilmu selama jadi broker, saat memutuskan jadi developer tetap ada hal-hal yang harus dipelajari.

Tantangan dan risiko yang besar, membuat seseorang tidak boleh main-main dengan profesi ini.

Hal yang kedua yang perlu diperhatikan ialah situasi.

Lebih lanjut Galang menjelaskan untuk bisa menjalankan bisnis ini dengan mulus, seorang developer harus bisa membaca situasi di sekitarnya.

Sementara itu yang ketiga, tentunya seseorang yang ingin jadi pengembang haruslah memiliki sebidang kavling untuk dikembangkan.

Agen dan Pengembang Properti, Sama-Sama Jalan

Hingga saat ini, Galang pun tetap menjalankan profesinya sebagai agen properti. I

a mengatakan, saat ini jenis properti yang lebih banyak diminati oleh para pembeli adalah tipe tanah.

Pria ini mengaku, bila dirata-ratakan ia mampu untuk closing satu bidang tanah per bulannya.

Galang pun membagikan rahasia suksesnya sehingga mampu melakukan hal tersebut.

Ia memaparkan, saat berjualan dirinya banyak menggandeng broker-broker properti konvensional yang masih belum memanfaatkan teknologi internet dan media sosial sebagai media beriklan.

“Ya, saya banyak join co-broking dengan agen-agen konvensional. Istilahnya, saya bantu mereka berjualan lebih cepat dengan menggunakan saluran internet. Masing-masing pihak jadi terbantu akan sistem kerja seperti ini. Tentunya pembagian yang dilakukan sama-sama fair,” sambung Galang.

Agar bisa mendapatkan banyak channel beriklan, Galang sering silaturahmi dengan agen-agen konvensional.

Diawali dengan mengobrol, lama-lama masing-masing pihak jadi percaya satu sama lain.

“Pokoknya selain itu, bisa closing itu kayaknya dipengaruhi oleh faktor luck dan juga sikap,” imbuhnya.

Strategi Beriklan Jitu

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesar, Galang pun memanfaatkan hal ini untuk semakin mendongkrak iklan propertinya.

Ia mengaku menggunakan beberapa situs properti, salah satunya UrbanIndo.

Sebagai seorang pengguna UrbanIndo, ia sangat puas denagn layanan-layanan yang diberikan situs properti ini.

Menurutnya dirinya telah berapa kali mendapatkan pembeli dan berhasil closing berkat beriklan di UrbanIndo.

Ada beberapa hal yang ia jadikan pedoman saat akan membuat iklan di situs online agar menarik.

Hal pertama ialah memerhatikan judul dan deskripsi yang menarik serta representatif.

Selain itu, ia pun tidak pernah membuat informasi yang lebay karena tidak ingin membuat customer-nya kecewa.

 

Comments
Loading...