Ini Hal Terlarang untuk Dilakukan Saat Ada Letusan Bom di Sekitar Anda

Teror bom Surabaya di beberapa gereja menggoreskan luka mendalam di hati masyarakat Indonesia, terlebih mereka yang berada di sekitar TKP. Banyak korban berjatuhan akibat hal ini. Belum genap sehari,  letusan bom pun kembali terjadi di sebuah rusun di Sidoarjo serta Polrestabes Surabaya.

Pasca terjadinya ledakan, secara cepat foto serta video amatir dari tempat kejadian perkara (TKP) menyebar di dunia maya.

Parahnya lagi, ada pihak-pihak yang menyebarkan gambar orang-orang yang terluka dan meninggal dunia akibat letusan bom tanpa sensor.

Hal ini pun banyak dikeluhkan oleh sejumlah pengguna media sosial.

Banyak yang mengutuk, namun ada pula yang tanpa pikir panjang ikut menyebarkan gambar tersebut.

Perlu diketahui, tindakan menyebarkan foto korban tersebut merupakan hal yang tidak boleh dilakukan.

Menyebarkan Foto Pasca Letusan Bom Sebabkan Kecemasan

Di mana pun letusan bom tersebut terjadi, baik di tempat umum maupun di wilayah sekitar kediaman Anda.

Banyak yang menilai bahwa menyebarkan foto-foto TKP dan korban bom sama saja dengan membantu teroris menyebarkan tujuan mereka yaitu menebar teror.

Bukan hanya dampak psikologis pada masyarakat, gambar yang menyebar dan viral rentan menjadi informasi bohong alias hoax meresahkan.

Hal ini diungkapkan oleh pengamat teknologi Alfons Tanuwijaya seperti yang UrbanIndo kutip dari situs cnnindonesia.com.

Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Plt Humas Kemenkominfo Noor Izza menyampaikan imbauan agar…

Masyarakat dapat menahan diri untuk tak ikut menyebarkan gambar meresahkan.

Menurutnya, gambar-gambar tersebut berisikan konten kekerasan sehingga bisa menimbulkan ketakutan.

Amankan Diri Anda, Lakukan Hal Ini Saat Terdengar Letusan Bom!

Dampak teror di Surabaya dan Sidoarjo pun dikhawatirkan melebar ke sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Polisi pun melakukan pengetatan di markas kepolisian serta sejumlah tempat umum yang banyak dipenuhi orang.

Anda pun wajib menjaga diri serta keluarga di rumah, sebab kita tidak pernah tahu hal apa yang akan terjadi.

Supaya diri Anda dan keluarga tetap aman, lakukanlah beberapa hal di bawah ini seperti yang dilansir dari kumparan.com:

  1. Jangan terus berada di tempat kejadian, jauhi area itu sesegera mungkin dengan mengikuti instruksi pihak berwajib;
  2. Menjauhlah dari bangunan yang rusak akibat letusan bom, terutama bagian yang bermaterial kaca dan batu bata;
  3. Menghindarlah dari kendaraan seperti mobil dan truk yang tidak diawasi oleh pihak berwajib. Bisa jadi mobil tersebut berisikan bahan-bahan yang mudah meledak;
  4. Tidak berada di kerumunan sebab umumnya para pelaku menyasar sekumpulan orang;
  5. Hubungi nomor telepon darurat bila pihak berwajib belum tiba di lokasi letusan bom. Nomor darurat yang bisa dihubungi ialah 112.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda, Urbanites!

Comments
Loading...