5 Kreasi Barang Bekas untuk Pemanis Rumah. Murah & Mudah Dibuat!

Ingin mempercantik tampilan interior rumah Anda, Urbanites? Mudah kok! Ternyata, kita bisa memanfaatkan kreasi barang bekas sebagai pemanis hunian.Selain caranya yang mudah, kreasi dengan cara ini juga tidak memerlukan biaya besar alias murah meriah.

Ingat, Anda hanya butuh barang bekas atau yang sudah tidak terpakai untuk menciptakan prakarya unik.

Bagaimana mencari barang bekas sebagai bahan kreasi? Ikuti saja caranya di bawah ini.

Barang Bekas dan Sejuta Ide Kreativitas

Tak ada rotan, akar pun jadi. Ya, begitulah peribahasa Indonesia yang mampu menggambarkan tentang kreasi barang bangsa.

Sebelum berbicara lebih jauh, perlu dijelaskan bahwa kesenian dari barang bekas adalah…

Kreasi seseorang atau kelompok tertentu yang memanfaatkan benda-benda tak terpakai.

Secara sederhana, pemanfaatan barang bekas sebagai kreasi bertujuan untuk menghemat sumber daya sekitar.

Terlebih, sejumlah orang melakukan cara ini sebagai gerakan untuk menjaga lingkungan.

Kreasi Barang Bekas

Melihat kondisinya sekarang, banyak orang yang kerap membuang barang bekas ke tempat sampah.

Padahal, barang-barang tersebut masih bisa dimanfaatkan dengan ragam fungsi menarik.

Apakah Anda termasuk orang yang seperti ini, Urbanites?

Nah, coba untuk lebih cermat membuang barang ke tempat sampah ya. Siapa tahu barang tersebut bisa dimanfaatkan lagi.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pemanfaatan barang bekas perlu dilakukan karena selain untuk menghemat, kita pun bisa sekaligus menjaga lingkungan.

Kreasi Barang Bekas

Lantas, bagaimana cara mendapatkan barang bekas?

Banyak, salah satunya adalah membuka kembali garasi rumah Anda.

Coba lihat, siapa tau ada barang menarik yang bisa Anda olah.

Mengambil barang bekas layak pakai dari keluarga atau kerabat dekat juga tidak masalah.

Selama masih berpotensi menjadi kreasi unik, maka kumpulkan barang bekas semampunya.

Maksimalkan barang bekas Anda lewat sejuta ide kreativitas yang bisa didapat dengan melihat referensi dari buku, internet, atau diskusi bersama teman. Yuk, dicoba!

Tren Kerajinan di Indonesia

Berbicara soal kreasi barang bekas, pada dasarnya tren ide-ide kerajinan seperti ini sudah lama tumbuh.

Praktik unik mengolah barang bekas pertama kali dikenalkan oleh Wensislaus Makur, pria asal Flores.

Wensislaus adalah mantan buruh bangunan di Bali.

Pada suatu hari, dia menemukan sebuah ide untuk membuat kerajinan tas unik yang terbuat dari limbah karung beras.

Inisiatif tersebut nyatanya berbuah manis.

Tas unik yang dia olah dari limbah karung plastik beras tersebut, laku keras hingga menembus pasar konsumen di Eropa.

Tren kerajinan di Indonesia terus bertumbuh pesat dengan beragam bahan dasar barang bekas.

Salah satu yang sedang populer belakangan ini adalah Komunitas Rumah Kertas Indonesia.

Komunitas kerajinan ini, terdiri dari anak-anak muda kreatif yang menjadikan kertas sebagai media pembelajaran maupun karya seni unik.

Mereka sudah aktif sejak tahun 2010.

Melihat dari aspek ekonomi kreatif, kerajinan asli Indonesia juga terus diminati masyarakat mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Gati Wibawaningsih lewat sebuah acara.

“Meski krisis keuangan melanda dunia, produk kerajinan nasional tetap laku dan berdiri kokoh sebagai salah satu penyumbang komoditas ekspor terbesar di Indonesia,” ujar Gati, dilansir dari gatra.com.

Berdasarkan data dari Ditjen IKM Kemenperin…

Sebanyak 695 ribu unit usaha kerajinan untuk sektor IKM kayu, barang dari kayu dan gabus, serta produk anyaman dari rotan, bambu dan sejenisnya terus melonjak dari sisi penjualan.

Syukurnya, kita bisa hidup di negara yang memiliki estetika kerajinan begitu tinggi.

Tak usah ragu, inisiatif membuat kerajinan ini bisa dimulai lewat barang bekas.

Persiapan dan Cara Membuat Kerajinan Tangan

Sebetulnya, membuat kerajinan tangan tak sesulit yang dibayangkan.

Kadang, ekspektasi berlebihan di awal justru membuat semuanya terasa berat.

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mengikuti persiapan dan cara membuat kerajinan tangan ala UrbanIndo.com di bawah ini:

1. Memikirkan Bentuk Kerajinan Tangan

Setiap orang, termasuk diri Anda sendiri, memiliki ide yang berbeda saat hendak membuat kerajinan tangan.

Oleh karena itu, pikirkan sesuatu yang dekat dengan benak Anda.

Misalnya ketika Anda senang dengan hiasan dinding.

Maka, carilah konsep yang mampu mendukung keinginan Anda.

Atau secara mudah, pikirkan apa hobi Anda selama ini.

Dari situ, biasanya ide akan muncul dan menuntun Anda pada ide kreasi untuk mengolah barang bekas.

2. Mengumpulkan Barang Bekas

Sebisa mungkin, carilah barang bekas yang bisa berpotensi untuk diolah menjadi kerajinan tangan.

Kalau sudah terkumpul, catat dan kategorikan berdasarkan kebutuhan.

Anda tak harus mencari barang bekas secara spesifik, cukup ambil seadanya saja.

Setelah itu, tengok interior rumah Anda untuk menaruh letaknya pada ruangan yang tepat.

Ini yang paling penting: jangan lupa dibersihkan.

Kondisi barang bekas tidak boleh dalam keadaan kotor karena dia bisa mengandung kuman yang berpotensi berdampak pada kesehatan.

3. Mencari Sudut Rumah yang Potensial

Pertimbangkan kerajinan tangan yang akan Anda buat dan posisi yang tepat untuk diletakkan.

Biasanya, Anda dapat menaruh di tempat esensial seperti ruang tamu atau ruang tengah.

Jangan sampai kerajinan tangan hasil barang bekas Anda mengganggu dekorasi ya, Urbanites!

Cari sudut-sudut ruang yang masih tampak kosong dan cocok untuk diisi.

Setelah itu, siapkan referensi membuat kerajinan tangan dan cari posisi yang nyaman.

Saatnya memulai proses kreasi barang bekas!

Mencari Inspirasi Kerajinan dari Barang Bekas

Sebelum membicarakan 5 kreasi barang bekas untuk pemanis rumah, ada baiknya kita sama-sama mencari inspirasi kerajinan yang hendak dibuat.

Dilansir dari Tribun Medan misalnya, sekumpulan penarik becak membuat kerajinan dari barang bekas yang bermacam-macam. Inisiasi ini diprakarsai oleh Smansa Medan Muslim Community (SMMC).

“Kalau ini dari barang bekas semua, dari cup bekas tempat minuman, jadi bibirnya yang bulat itulah yang jadi bahannya,” ujar salah satu dari penarik becak tersebut. Kreasinya bermacam-macam, salah satunya keranjang besar untuk tempat pakaian.

Lalu ada Arianto, warga Banjarnegara yang berhenti dari pekerjaannya sebagai seorang PNS dan memilih membuat kerajinan dari barang bekas.

Mengutip dari detik.com, Arianto mampu mengolah sampah menjadi barang yang mempunyai nilai jual tinggi.

Salah satunya adalah kursi bakpao yang populer dan diminati masyarakat.

Mudah ‘kan, Urbanites? Agar lebih jelas, simak berbagai macam kerajinan tangan yang terbagi pada beberapa bahan bekas di bawah ini.

Hiasan Dinding dan Ragam Kerajinan dari Kardus

Kardus terbuat dari bahan dasar kertas yang digunakan sebagai pelindung barang-barang tertentu saat pembelian pertama seperti kardus bekas kulkas, televisi, dan sejenisnya.

Semakin banyak Anda berbelanja, semakin menumpuk pula kardus di rumah.

Oleh karena itu, kardus bisa menjadi objek pemanfaatan kreasi barang bekas untuk Anda.

Contoh sederhana dan paling umum dilakukan adalah memotong lalu membentuk kardus dengan pola tertentu, misalnya gambar hewan atau ragam tanaman.

Kardus bisa ditempel di dinding sekitar rumah, utamanya kamar anak Anda. Gunakan lem atau alas tempel yang tepat agar perekatnya tidak mengotori sekitar.

Karena bahan kertas yang keras dan tebal, kardus bahkan bisa dirangkai menjadi…

Beragam bentuk seperti rak buku, mainan pesawat, wadah tisu, dan masih banyak lagi.

Vas Bunga Cantik dan Kerajinan Tangan dari Sedotan Lainnya

Kerajinan tangan dari sedotan? Rasanya tidak mungkin, apalagi bentuk benda satu ini yang panjang, pipih dan tampak lemah bila dikreasikan sedemikian rupa.

Jangan salah kaprah, Urbanites. Meski demikian, sedotan bisa dikaryakan menjadi banyak bentuk. Kerajinan tangan dari sedotan, nyatanya semakin diminati dari hari ke hari.

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengumpulkan banyak sedotan. Setelah itu, pastikan ada lem untuk merekatkan satu sama lain.

Anda dapat mencari sejumlah referensi dari sumber manapun. Kerajinan tangan dari sedotan yang identik adalah vas bunga, taplak piring di meja, tirai, hingga tempat pensil.

Tidak hanya itu. dengan mengandalkan perkakas lain seperti gunting…

Anda dapat membat kerajinan tangan dari sedotan yang dapat dipajang di ruang tamu seperti hiasan bunga di tengah meja.

Bingkai Foto dan Kerajinan dari Barang Bekas Koran

Koran langganan menumpuk dan mulai menyesaki ruangan?

Jangan dibuang atau dijual ke tukang loak! Pasalnya, kerajinan dari barang bekas koran juga memiliki potensi tinggi.

Koran bekas bahkan memiliki dua fungsi yang kentara, yakni menjadi elemen utama kreasi hingga penghias untuk kreasi bahan bekas lainnya.

Kerajinan dari barang bekas koran bisa menjadi bingkai foto, pot bunga, pembalut barang bekas lainnya, alas cangkir, hingga tas berukuran besar. Ajaib, ‘kan?

Pernah dengar Aling Nur Naluri? Ya, namanya dikenal sebagai salah satu founder Rancage, produk kerajinan tangan yang terbuat dari koran bekas.

Mengutip dari detik.com, Aling memperoleh omzet sebesar Rp25 juta hingga Rp41 juta per bulan dari usahanya mengolah koran bekas. Wow, menarik!

Bila dijual saja bisa mahal, berarti kreasi barang bekas berupa koran bisa menjadi objek estetis untuk dipajang di rumah Anda.

Sekali lagi, sesuaikan penempatan kreasi ini dengan nuansa interior rumah Anda agar tidak terkesan saling bertabrakan.

Kerang, Jerami, dan Ragam Kerajinan dari Limbah

Pengertian dari limbah yang diperuntukkan sebagai kreasi barang bekas, terbagi menjadi dua yakni limbah organik basah dan limbah organik kering.

Pertama, limbah organik basah adalah sampah dengan kandungan air cukup tinggi seperti kulit buah, daun, atau bagian tertentu dari hewan seperti cangkang kerang.

Cara mengolah limbah organik basah tak sembarangan karena harus dikeringkan terlebih dahulu agar tidak menciptakan aroma tak sedap.

Sementara itu, limbah organik kering adalah sampah dengan kandungan air cukup rendah. Sedotan, koran, serta kardus yang disebutkan di atas termasuk pada limbah organik kering.

Kali ini, kita akan membahas pengolahan kerajinan limbah organik basah. Ya, ada banyak kreasi barang bekas yang dapat Anda hasilkan dari sini.

Seperti yang dilansir dari Blog Ragam Kerajinan Tangan, pemrosesan limbah organik basah bisa dikerjakan melalui cara…

Pengeringan memakai cahaya matahari langsung maupun tidak langsung sampai kandungan air pada bahan limbah organik habis.

Bahan yang telah kering adalah bahan baku yang nanti bisa dibuat beragam, jenis produk kerajinan limbah.

Sistem bahan baku yang siap digunakan bakal ditetapkan oleh pengrajin sedemikian rupa.

Sistem tersebut mencakup proses pengawetan hingga pemberian warna.

Hal ini dilakukan agar kerajinan dari limbah organik basah bisa tahan lama dengan warna yang cocok.

Objek yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan dari limbah ini adalah pelepah pisang, bonggol jagung, kulit jagung, jerami, hingga kulit kerang.

Dua jenis kerajinan dari limbah organik basah yang khas adalah wadah tisu berbahan dasar jerami dan tirai dari kerang.

Untuk tirai, Anda dapat memasangnya di pintu atau jendela.

Sementara wadah tisu dari jerami dapat ditaruh di mana saja, mulai dari meja ruang tamu hingga meja ruang makan.

Urbanites, banyak sekali referensi kreasi barang bekas yang dapat menginspirasi Anda ‘kan?

Sekarang, tinggal mencocokkan dengan desain interior rumah dengan mengikuti cara di bawah ini.

Keuntungan Menciptakan Kreasi dari Barang Bekas

Mulai dari persiapan hingga menentukan kreasi barang bekas sudah dirancang, maka Anda tinggal membuat kerajinan tangan yang telah diidamkan sejak awal.

Tahukah Anda, manfaat saat menciptakan kreasi dari barang bekas? Ini dia:

  • Menghemat bahan mentah dan energi sepanjang barang yang dipergunakan kembali menggantikan barang baru yang dapat diproduksi industri.
  • Mengurangi kebutuhan akan tempat sampah dan biaya.
  • Mempercantik rumah dengan biaya yang lebih murah
  • Dapat memberikan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan jika dilebarkan menjadi usaha.

Pada dasarnya menciptakan kreasi dari barang bekas dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, contohnya sambil bersantai di rumah.

Kuncinya adalah tidak asal membuang barang bekas Anda ke tempat sampah.

Banyak pengusaha kesenian dari barang bekas ini memulai usahanya hanya karena hobi.

Misalnya, orang yang hobi menjahit, akhirnya menjual aneka tas dan dompet jahitan sendiri yang terbuat dari kain dilengkapi dengan pernak-pernik.

Siapa tahu ‘kan Urbanites, kalau suatu saat nanti, kebiasan kreasi barang bekas ini akan berbuah menjadi keuntungan seperti pada penjelasan sebelumnya?

Untuk sekarang, Anda bisa fokus pada kreasi barang bekas sebagai pemanis rumah.

Daripada mengeluarkan biaya mahal untuk dekorasi interior tertentu, ada baiknya memanfaatkan barang yang sudah ada.

Selamat berkreasi, Urbanites! Tunggu informasi menarik selanjutnya dari blog UrbanIndo.

Comments
Loading...