Tips Membuat Tempat Parkir Mobil di Rumah Lebih Nyaman (Step by Step)

Anda sedang membangun atau melakukan renovasi rumah? Jangan lupakan seluruh elemen ruangan ya, Urbanites! Hal ini penting demi terciptanya hunian yang layak. Salah satu hal penting yang tak boleh dilupakan adalah tempat menaruh kendaraan roda empat Anda alias parkir mobil. Ya, hal ini tidak boleh sampai terlewat.

Membangun tempat parkir mobil di rumah, perlu perhitungan yang cermat juga ternyata.

Untuk lebih jelasnya, simak pengertian parkir di bawah ini.

Garis Besar Pengertian Parkir

Berdasarkan pengertian yang ada, parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditinggalkan oleh pengemudinya.

Peraturan soal parkir sendiri telah diatur sedemikian rupa oleh pemerintah.

Jadi jangan kaget ya Urbanites, kalau misalkan suatu saat kendaraan roda empat Anda diangkut gara-gara parkir mobil sembarangan!

Parkir menjadi tempat pemberhentian kendaraan dalam jangka waktu pendek atau lama, sesuai kebutuhan pengendara.

Prasarana ini tidak terpisahkan dari sistem jaringan transportasi, dengan begitu…

Pengaturan parkir sejatinya telah mempengaruhi kinerja suatu jaringan, baik itu di tempat umum sampai depan rumah Anda.

Ruang parkir juga mesti diatur sedemikian rupa agar Anda dapat parkir mobil dengan nyaman.

Terlebih, beragam jenis kendaraan kini hadir dengan ukuran yang jelas berbeda.

Ada tiga jenis utama parkir berdasarkan pengaturan posisi kendaraan, yaitu:

  • Parkir paralel
  • Parkir tegak lurus
  • Parkir serong.

Lebih lengkapnya, mari simak penjelasannya sebagai berikut.

Posisi Umum Menaruh Mobil di Tempat Parkir

Seperti yang telah dijelaskan di atas…

Parkir mobil juga punya seni tersendiri loh, Urbanites, misalnya parkir paralel.

Parkir paralel adalah parkir sejajar di mana ia telah diatur dalam sebuah baris dengan bumper depan mobil menghadap salah satu bumper belakang yang berdekatan.

Parkir dilakukan sejajar dengan tepi jalan, baik di sisi kiri jalan atau sisi kanan atau kedua sisi bila hal itu memungkinkan.

Parkir paralel sendiri adalah cara paling umum dilakasanakan untuk parkir mobil di pinggir jalan.

Selain itu, ada pula parkir tegak lurus dengan cara yang berbeda.

Dengan cara ini mobil diparkir tegak lurus, berdampingan, menghadap tegak lurus ke lorong/gang, trotoar, atau dinding.

A beautiful Home and manicured yard with a garden full of perennials and annuals.
Pretty new two storey home with 4X4 truck parked in driveway.

Sering kali, di tempat parkir mobil menggunakan parkir tegak lurus, dua baris tempat parkir dapat diatur berhadapan depan dengan depan, dengan atau tanpa gang di antara keduanya.

Bisa juga parkir tegak lurus dilakukan dipinggir jalan sepanjang jalan di mana parkir ditempatkan cukup lebar untuk kendaraan keluar atau masuk ke ruang parkir.

Kemudian parkir serong, salah satu cara untuk cara parkir di jalan sempit yang juga sering diterapkan di mana-mana, termasuk Indonesia.

Cara parkir ini banyak digunakan di pinggir jalan, pelataran, maupun gedung parkir yang memudahkan kendaraan keluar-masuk.

Metode parkir serong terbilang lebih hemat tempat dibanding jenis parkir yang telah disebut di atas.

Selain tempat umum, Anda juga harus memikirkan bagaimana caranya parkir mobil yang benar di rumah sendiri.

Hal itu bisa dilakukan dengan cara membuat garasi atau carport.

Garasi dan Carport, Tempat Parkir Mobil di Rumah

Garasi dan carport atau kerap disebut emper mobil adalah kedua hal yang berbeda.

Pertama, kita akan membahas pengertian dari garasi.

Seperti yang kita tahu, garasi adalah tempat parkir mobil yang dibuat tertutup rapat.

Model pintunya banyak, ada yang bisa dibuka tutup, geser lipat, maupun jungkit atas dan bawah.

Metode pintu bisa dibuat sederhana atau canggih.

Tak ayal, ada yang membuat pintu garasi dengan canggih alias terbuka dan tertutup secara otomatis.

Mengapa garasi tertutup rapat?

Konon di negara dengan empat musim, kondisi cuaca yang berubah bisa mengganggu kondisi mesin kendaraan.

Selain itu, garasi bertujuan untuk menjaga keamanan mobil dari pencuri yang kadang berkeliaran di sekitar Anda.

Sebagai penduduk Indonesia, keberadaan garasi sebagai tempat parkir mobil di rumah tentunya penting.

Apalagi, tingkat kriminalitas di negara kita cukup tinggi.

Lalu ada yang namanya carport alias emper mobil. Konsepnya sama dengan garasi, namun tempat parkir mobil yang satu ini terbuka bebas.

Meski begitu, carport tetap dilengkapi atap dengan tujuan untuk melindungi kendaraan dari kondisi cuaca seperti hujan, sinar matahari, hingga goresan ranting dari pohon.

Tempat parkir mobil yang satu ini tetap dibuat sedemikian rupa, tidak sembarang lahan terbuka.

Ada banyak alasan seseorang lebih memilih carpot sebagai tempat parkir mobil.

Pertama, fasilitas ini lebih mudah dan tidak perlu repot membuka tutup seperti garasi.

Kedua, keterbatasan lahan yang membuat pembangunan garasi terasa tidak memungkinkan.

Perlu diketahuhi bahwa membuat garasi layaknya membangun tempat khusus untuk mobil Anda, sehingga butuh lahan khusus dan perencanaan sejak awal.

Jadi, model tempat parkir mobil apa yang Anda inginkan?

Semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan sampai salah pilih ya, Urbanites!

Parkir di Rumah Jadi Aman dengan Cara Ini

Saat lahan khusus untuk parkir mobil seperti garasi atau carport sedang dibangun, maka..

Anda mesti menaruh kendaraan di sekitar rumah dengan fasilitas seadanya, misal di halaman depan yang bukan bagian dari jalan.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya Urbanites, selalu utamakan keamanan dan awasi keadaan sekitar.

Meski hanya sebentar, namun musibah tidak ada yang tahu!

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah menggunakan sistem kunci ganda pada kendaraan Anda.

Selalu aktifkan kunci stir yang biasanya sudah menjadi fitur standar sebuah mobil.

Agar makin aman, Anda bisa saja memasang alarm dan kunci stang.

Semua dilakukan demi proteksi untuk kendaraan roda empat kesayangan Anda.

Lalu untuk mengakali cuaca yang berganti, terlebih melihat hujan deras dan kemarau panjang yang terjadi di Indonesia, maka gunakan cover mobil.

Fungsinya lebih kepada menjaga paparan tubuh kendaraan dan melindungi cat mobil agar tidak mudah mengelupas atau pudar.

Hal ini sebetulnya dapat terus diterapkan bahkan ketika garasi atau carport Anda telah rampung.

Bagaimanapun, utamakan keamanan bahkan ketika Anda parkir di rumah.

Begini Cara Buat Parkir Mobil yang Mudah!

Tak sembarangan, cara buat parkir mobil juga ada jenis-jenisnya.

Ketika Anda telah mempelajari jenis cara parkir yang benar seperti parkir paralel, parkir tegak lurus dan parkir serong, maka terapkan juga gaya tersebut saat hendak parkir mobil di rumah.

Cara pertama yang akan memudahkan Anda adalah memaksimalkan penggunaan spion.

Alat ini nantinya akan sangat membantu anda ketika parkir mobil, Apalagi jika anda akan memarkir mobil mundur di tempat berukuran terbatas.

Baca Juga: Tidak Punya Tempat Parkir Mobil, STNK Anda Terancam Tidak Terbit!

Jika masih ragu dengan spion, jangan malu untuk mengeluarkan kepala dan mengintip batasan jarak mobil Anda dengan benda di luar sana.

Kendati demikian, mobil model terbaru biasanya sudah dilengkapi teknologi seperti sensor atau kamera.

Dengan begitu, Anda tak perlu ragu ketika mundur saat parkir mobil.

Saat garasi atau carport Anda selesai dibuat, maka pelajari cara buat parkir mobil yang sederhana ini.

Pra sarana yang baik tentu akan memudahkan Anda saat memarkir kendaraan.

Kebiasaan Parkir Depan Rumah, Ini Akibatnya

Betul Urbanites, Anda tidak boleh kebiasaan parkir depan rumah.

Selain jalan adalah fasilitas bersama, hal itu juga tak baik untuk mobil Anda.

Sinar matahari dan air hujan dapat merusak eksterior mobil.

Terlebih, kita tidak tahu jika suatu saat ada kendaraan Anda tersenggol oleh mobil atau alat transportasi lain yang lewat.

Mobil yang parkir depan rumah atau tempat terbuka lainnya, sangat rentan terhadap terpaan debu, air dan kotoran.

Alhasil, noda dan flek pada cat akan lebih sering menodai kendaraan.

Jika sudah begitu, maka jangan lupa untuk rajin mencuci mobil.

Bagaimanapun, kendaraan mesti dirawat dengan apik.

Bahkan, cuaca yang berubah dari panas ke dingin bisa saja mempengaruhi mobil Anda.

Dengan demikian, Anda harus memanfaatkan garasi atau carport untuk parkir mobil.

Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi misalnya, telah mengatur bahwa:

“Setiap orang atau badan usaha pemilik Kendaraan Bermotor dilarang menyimpan Kendaraan Bermotor di ruang milik Jalan dan wajib memiliki atau menguasai garasi.”

Selain merusak kondisi mobil, Anda juga bisa terjerat hukuman tertentu jika terbiasa parkir depan rumah, jalan atau tempat lainnya.

Parkir di Jalan dan Tempat Sembarangan Bakal Kena Sanksi!

Mengutip dari hukumonline.com, jika Anda suka parkir di jalan dan tempat yang bukan seharusnya, maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

  1. Penguncian ban kendaraan.
  2. Pemindahan kendaraan dengan cara penderekan ke fasilitas parkir yang sudah ditetapkan atau ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Perda.
  3. Pencabutan pentil ban kendaraan.

Jadi jika depan rumah Anda masih termasuk kategori jalan yang digunakan oleh umum sekalipun tidak mengganggu orang lain atau tetangga sekitar, hal tersebut tetap saja dilarang.

Terkadang, Anda kerap dilanda rasa malas untuk parkir mobil di garasi atau carport.

Dengan begitu, Anda kemudian parkir di jalan depan rumah.

Jangan biasakan hal ini, Urbanites! Lebih baik melakukan pencegahan daripada melanggar aturan dan terkena sanksi di atas.

Bagaimana cara mencegah yang baik?

Jelas, menciptakan prasarana yang nyaman untuk parkir mobil! Simak tipsnya di bawah ini.

Tips Membuat Parkir Mobil yang Nyaman

Pilih mana, garasi atau carport?

Setiap opsi ada kekurangan dan kelebihan masing-masing, tinggal tunjuk mana yang paling sesuai dengan kondisi rumah

Memilih parkir mobil di rumah menggunakan garasi?

Ada sejumlah tips yang dapat Anda terapkan, semisal ketika menentukan luas lahan garasi hingga material lantai untuk carport.

1.Luas Garasi

Ukuran mobil kecil biasanya berada pada rentang 2,4 x 4,8 meter persegi.

Sementara untuk mobil minibus, Anda dapat membuat dengan ukuran 3 x 6 meter persegi.

2.Pilihan Material Lantai

Pemilihan lantai dapat disesuaikan dengan material yang tepat.

Pilihlah bahan dasar yang berpori- kecil seperti granit atau keramik agar mudah saat dibersihkan.

3.Pendukung Lainnya

Kemudian untuk carport, ciptakan lahan yang sesuai dan tetap mengutamakan fungsi sebagai pelindung mobil.

Pertimbangkan desain atap, warna, dan ukuran.

Minimal ukuran carport harus mewadahi 1 mobil dan 1 motor.

Jika dihitung-hitung, ia memiliki luas sekitar 3 x 5 meter persegi.

Mudah ‘kan, Urbanites?

Anda juga dapat mendiskusikan banyak hal dengan pihak yang membangun rumah Anda.

Biasanya, mereka juga akan mengatur fasilitas parkir mobil Anda sedemikian rupa.

Padukan lahan parkir mobil dengan desain rumah Anda secara serasi.

Tidak usah mahal-mahal, yang penting harmonis sehingga padanan antara eksterior dan interior dapat menyatu.

Segala Hal yang Mesti Diketahui Tentang Lahan Parkir

Sejumlah peraturan dan tata cara terkait lahan parkir, telah ditetapkan di atas kertas baik oleh pemerintah setempat bahkan undang-undang yang berlaku.

Oleh karena itu, Anda mesti mempelajarinya agar tak salah kaprah.

Intinya, parkir mobil secara sembarangan tidak boleh dilakukan karena hal itu melanggar aturan.

Ada sanksi-sanksi yang nantinya bisa memberatkan kita loh, Urbanites!

Ada rambu khusus yang menandakan bahwa itu adalah lahan parkir.

Baca Juga: Parkir Di Depan Rumah Orang Bisa Kena Hukuman Perdata, Lho!

Selain itu, ada juga rambu yang melarang kita parkir mobil karena satu dan dua alasan, seperti daftar tempat di bawah berikut:

  1. Tikungan, bahu bukit atau sebuah jembatan.
  2. Jalan utama tempat lalu-lintas ramai.
  3. Dekat dengan persimpangan serta fasilitas umum seperti halte.
  4. Jalan yang licin dan rawan kecelakaan.
  5. Di atas rumput atau fasilitas tertentu yang tidak boleh diinjak.

Masih banyak lagi tempat yang sebetulnya tidak direkomendasikan untuk parkir mobil.

Oleh karena itu, taruhlah kendaraan Anda di tempat yang seharusnya.

Ya, di mana lagi kalau bukan garasi, carport atau fasilitas umum tertentu.

Lahan Parkir di Jakarta dan Daerah Lain Makin Sempit, Ini Solusinya

Melihat tingkat kepemilikan kendaraan yang semakin meninggi, hal tersebut berpengaruh pula pada…

Sempitnya lahan parkir di Jakarta dan kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, Medan, dan lain-lain.

Demi memperketat pemakaian mobil sehari-hari…

Pemerintah sudah melakukan berbagai cara seperti pemberlakukan kendaraat berplat nomor ganjil-genap, penambahan fasilitas jalan, hingga menaikkan biaya parkir.

Pemprov DKI Jakarta misalnya, pernah berwacana menaikkan tarif parkir menjadi Rp50 ribu per satu kali parkir.

Skema ini telah dipaparkan pada tahun 2017 lalu.

Sebagian kalangan kadang memilih untuk tidak membawa kendaraan roda empatnya setiap hari saat hendak bepergian.

Dengan begitu, mereka berupaya untuk meningkatkan kualitas lahan di rumah agar parkir mobil aman dan nyaman.

Apakah Anda salah satu kalangan di atas, Urbanites?

Jika iya, maka segera tingkatkan kualitas lahan parkir mobil Anda dengan mengikuti tips-tips di atas.

Ikuti terus informasi seputar parkir mobil dan fasilitas lain terkait properti di UrbanIndo.com, ya

Comments
Loading...