Rumah Kontainer: Apa dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Rumah kontainer belakangan menjadi tren dan hits untuk diterapkan oleh berbagai macam kalangan. Seperti apa sih, detail dari properti yang satu ini?

Urbanites, beberapa waktu ke belakang, perbincangan soal rumah kontainer memang sedang marak dan tak habis-habis.

Banyak yang melihat bahwa pendirian properti jenis ini sedang berpotensi dan banyak diminati hampir seluruh kalangan…

Mulai dari yang muda sampai tua, semua tertarik dengan konsepnya yang menarik.

Terlepas dari hunian, bangunan ini juga kerap dijadikan bangunan usaha.

Tak heran, banyak kedai dan restoran hits menggunakan gaya tersebut.

Apalagi, konsepnya tampak sederhana dan tak butuh waktu lama untuk didirikan.

Meski begitu, ada sejumlah poin yang mesti Anda pahami sebelum membangunan properti ini.

Agar lebih jelas, mari kita sama-sama memahaminya.

Memahami Pengertian Rumah Kontainer

Jika Anda telah membaca informasi tentang seseorang yang membangun jenis ini, maka Anda tidak sendirian.

Rumah kontainer adalah fenomena yang relatif baru.

Pada dasarnya, rumah ini dibangun untuk menjadi alternatif biaya rendah hunian tradisional.

rumah kontainer

Kesan awalnya memang tampak tak memiliki gaya yang keren, namun ia dapat menjadi bangunan yang apik bila ditangani secar benar.

Pengertiannya amatlah sederhana, yakni rumah yang dibangun menggunakan kontainer pengiriman atau di Indonesia sering disebut peti kemas.

Kontainer pengiriman atau peti kemas yang Anda lihat bertumpuk di atas truk serta pelabuhan, terkesan tidak terlalu menarik…

Namun jangan salah Urbanites, fungsinya sendiri beragam dan bisa dibilang mampu bersaing.

Bahan kontainer terkenal kedap air dan tahan dari segala macam kondisi cuaca.

Bentuknya juga besar dan luas, seperti yang kerap kita lihat selama ini.

Pada tahap pertama, rumah kontainer bakal terkesan tidak spesial dan kurang memuaskan.

Namun lewat polesan sana-sini, ia akan berakhir menjadi tempat tinggal yang bergaya serta nyaman.

Saking populernya sekarang, Anda bisa melihat pasar penjualan bahan kontainer pengiriman yang meningkat drastis.

Meski sudah tersohor, namun masih banyak yang belum memahami konsep rumah kontainer secara utuh.

rumah kontainer

Masih banyak juga yang merasa heran dan tak habis pikir jika makhluk hidup bisa tinggal di dalam sebuah kontainer.

Oleh karena itu, penjelasan yang lebih gamblang harus ditegaskan sedari awal.

Sehingga, Anda yang tertarik dengan konsep ini dapat memahami lebih dalam.

Memangnya, masih banyak peti kemas yang bisa dijadikan rumah kontainer?

Atau saat ini, terdapat peti kemas yang sengaja dibuat untuk membangun hunian berbahan dasar tersebut?

Ah, bikin penasaran ya Urbanites

Yuk, kita telusuri asal muasal bahan dasar peti kemas di bawah ini!

Peti Kemas Sebagai Bahan Dasar Rumah Kontainer

Berdasarkan pengertian secara resmi, peti kemas adalah peti atau kotak yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan International Organization for Standardization (ISO)…

Sebagai alat atau perangkat pengangkutan barang.

rumah kontrakan

Peti kemas bisa digunakan di berbagai moda, mulai dari moda jalan dengan truk peti kemas, kereta api dan kapal peti kemas laut.

Berat maksimum peti kemas muatan kering 20 kaki adalah 24.000 kg, dan untuk 40 kaki (termasuk high cube container), adalah 30.480 kg.

Sehingga berat muatan bersih yang bisa diangkut adalah 21.800 kg untuk 20 kaki dan 26.680 kg untuk 40 kaki.

Intinya, peti kemas memiliki ukuran besar yang kalau dibagi-bagi bisa dijadikan bahan dasar rumah kontainer.

Tapi Urbanites, sebelum itu, Anda harus memahami peti kemas berdasarkan jenis yang berbeda.

Jenis-jenis tersebut, antara lain:

– Kontainer barang umum untuk diisi kotak-kotak, karung, drum, palet dls, jenis yang paling banyak digunakan.

– Jenis tangki untuk mengangkut tanki berisi barang yang berbahaya, misalnya gas, minyak, bahan kimia yang mudah meledak.

– Peti berventilasi untuk barang organik yang membutuhkan ventilasi.

– Jenis generator.

– Kontainer berpendingin untuk mengangkut barang – barang yang memerlukan suhu pendingin, misalnya untuk jenis sayur-sayuran, daging dll.

– Peti kemas curah untuk mengangkut muatan curah, misalnya beras, gandum, dll.

– Jenis yang dilengkapi dengan isolasi.

– Peti berpintu samping untuk mengangkut muatan yang ukurannya tidak memungkinkan dimasukkan dari belakang, contohnya alat-alat berat.

– Collapsible ISO

rumah kontainer

Banyak banget kan jenisnya, Urbanites?

Setelah memahami pengertian peti kemas, kini saatnya menengok kisaran harga rumah kontainer…

Siapkan isi dompet Anda!

Kisaran Harga Rumah Kontainer

Penasaran dengan kisaran harga rumah kontainer? Tenang, Anda tidak sendirian.

Pada tahap pertama, kita akan mengkaji harga peti kemasnya saja.

Berdasarkan pengamatan UrbanIndo dari situs jayakontainer.com, harga peti kemas bekas nyatanya beragam dan tergantung kondisi.

rumah kontainer

Harga peti kemas bekas dari Eropa dengan kondisi 80 persen alias layak pakai, bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp15,5 jutaan.

Selanjutnya, harga peti kemas bekas Asia-Eropa yang kondisinya 75-80 persen dan layak pakai bisa dibeli dengan harga Rp 13 jutaan.

Sementara itu, harga peti kemas bekas Asia dihargai lebih murah lagi, yakni sekitar angka Rp11 jutaan.

Sementara di situs lain yakni multi-guna-kontainer.blogspot.com, harga peti kemas  bekas dipatok beragam berdasarkan ukuran dan jenis yang tersedia.

Catat harganya sebagai berikut:

– Kontainer bekas 40 kaki    :  Rp19 juta per unit

– Peti bekas 20 kaki             :  Rp13,5 juta per unit

– Peti reefer bekas 20 kaki   :  Rp73 juta per unit

Bahkan, Anda bisa membeli peti kemas bekas yang sudah dijadikan bangunan kantor untuk usaha dengan nominal di bawah ini:

– Container office (full accessories) 40 kaki   : Rp65 juta per unit

– Container office (full accessories) 20 kaki   : Rp38,5 juta per unit

Harga di atas, tentu bisa berubah-ubah tergantung dengan kondisi ekonomi saat ini.

Bila dihitung-hitung, pembangunan rumah kontainer sebagai tempat tinggal bisa menghabiskan Rp50 hingga Rp100 jutaan dengan fasilitas standar.

Namun biasanya, pendirian ini belum termasuk biaya tanah dan fasilitas rumahan seperti listrik dan air.

Apalagi, seiring tren yang naik, kisaran harga rumah kontainer bisa saja melonjak drastis.

Namun bagi Anda yang ingin sekali memiliki rumah kontainer, jangan patah semangat ya…

Tekan biaya pengeluaran dengan mencari celah agar bisa dapat murah.

Bagaimana caranya?

Menyiapkan Dana untuk Rumah Kontainer

Mendirikan rumah kontainer tak semudah yang dibayangkan, namun juga tidak sesulit itu.

Hal pertama yang mesti Anda pahami adalah biaya.

Segala keputusan tentu butuh persiapan yang matang, sama halnya ketika Anda memilih untuk mendirikan hunian berbahan dasar peti kemas ini.

rumah kontainer

Anggaran dana harus mencakup setiap kebutuhan…

Ini rincian yang mesti Anda perhitungkan:

– Membeli kontainer atau peti kemas.

– Membeli tanah.

– Biaya pihak eksternal seperti arsitek, desainer interior, kontraktor, hingga pekerja bangunan.

– Penambahan fasilitas dalam rumah seperti air, listrik, dan perabotan wajib lainnya.

– Biaya setempat seperti RT, RW, keamanan dan iuran bulanan sejenis.

Saat menyisikan anggaran dana, ada baiknya Anda turut menyiapkan biaya tak terduga.

Anggaran ini disiapkan sebagai jaga-jaga bila ada sesuatu hal bersifat mendadak.

Tidak peduli seberapa baik Anda merencanakan bahkan dengan yang sudah berpengalaman, akan selalu ada biaya tak terduga.

Anda setidaknya harus mempersiapkan sekitar 10 hingga 20 persen biaya tak terduga dari total keseluruhan pembangunan.

Terkadang bisa kurang, lebih, bahkan tidak dikeluarkan sama sekali.

Pokoknya, jangan sampai biaya terbuang gara-gara hal yang kurang penting.

Tak ada salahnya melibatkan pasangan, keluarga, kerabat dekat hingga konsultan finansial saat membangun rumah kontainer.

Setelah urusan dana matang, lanjutkan diskusi dengan ahlinya.

Desain Rumah atau Lahan, Mana yang Harus Didahulukan?

Sekarang Anda telah mengalokasikan anggaran secara realistis dan siap untuk memulai pembangunan.

Tak ada salahnya untuk mulai merancang desain rumah kontainer bersama ahlinya semisal arsitek atau kontraktor.

Jika Anda sudah memiliki tanah, mungkin konsep rumah yang dibangun akan lebih terbatas karena menyesuaikan dengan lahan.

rumah kontainer

Namun jika belum, maka perancangan desain akan sangat bergantung pada anggaran yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Jika Anda memiliki anggaran kecil, maka disarankan untuk mencari lahan terlebih dahulu.

Mencari lahan cukup sulit tanpa perlu mengkhawatirkan apakah desain Anda akan bekerja dengan tanah.

Jika sudah membeli tanah terlebih dahulu, maka hal di atas tidak akan menjadi permasalahan yang berarti.

Lewat cara barusan, Anda dapat menemukan tanah yang terjangkau dan kemudian memulai desain rumah.

Beda halnya jika Anda memiliki anggaran yang besar, Urbanites

Jika Anda memiliki anggaran yang lebih besar, maka mendahulukan tahap desain rumah kontainer baru kemudian mencari sebidang tanah, bisa saja dilakukan.

Desain rumah bisa dilakukan sesuka hati sesuai kebutuhan, setelah itu baru mencari lahan yang mampu menyokong dan mengakomodasi kebutuhan.

Namun jangan menganggap sepele hal ini, pasalnya kebutuhan tanah zaman sekarang tidak berbanding lurus dengan jumlah masyarakat.

Bila dilakukan skala perbandingan, satu lahan tanah diperebutkan oleh kurang lebih ratusan masyarakat Indonesia.

Memilih tanah dan lahan jenis lainnya dapat dilakukan secara bijak, kok…

Yang penting, desain rumah kontainer Anda sudah rampung dan siap untuk diaplikasikan.

Tips Mencari Tanah untuk Rumah Kontainer

Setelah menetapkan biaya dan desain, sekarang Anda dapat memulai proses mencari lahan yang cocok untuk dibangun.

Sebagian besar mereka yang berencana membangun rumah kontainer, pada dasarnya belum memiliki tanah atau lahan sebagai tempat membangun.

Perlu diketahui bahwa terdapat persyaratan yang wajib dipenuhi saat mencari tanah, yakni:

– Lokasi lahan umum.

– Akses menuju fasilitas air seperti sumur, PAM dan sejenisnya.

– Jenis tanah di bawah permukaan seperti tanah liat, pasir, gambut, dan lain-lain.

– Jarak kedekatan dengan rumah lain atau tetangga.

– Akses darat terdekat menuju pusat kota atau jalan-jalan besar.

Setelah membuat daftar persayaratan di atas, Anda dapat mulai mencari lahan.

rumah kontainer

Tahukah Anda, kalau UrbanIndo menyediakan daftar lengkap khusus bagi Anda yang sedang mencari tanah untuk rumah kontainer?

Caranya mudah kok, Urbanites! Anda dapat mengakses Urbanindo.com dan menggunakan fitur “Carikan Saya Properti”, lalu ikuti tahap berikut:

– Ketuk tombol “Cari” yang terletak pada baris menu, kemudian klik “Carikan Saya Properti”.

– Pada halaman “Carikan Saya Properti”, lengkapi baris Judul, Kata Kunci, dan Kriteria Properti yang Anda inginkan pada kolom tersedia.

– Kriteria pemilihan dapat dilakukan sesuka sesuka hati, semisal saat hendak mencari tanah.

– Setelah semuanya selesai, maka tinggal klik tombol “Carikan Saya Properti” untuk mengirimkan permintaan. Hasilnya akan keluar secara spesifik.

Cari tanah di UrbanIndo.com, semudah berdiam di depan layar ponsel atau komputer Anda, lalu menjelajahi berbagai macam kemungkinan lewat jutaan iklan aktif yang ada.

Bagaimana, sudah berhasil mencari tanah untuk rumah kontainer idaman Anda?

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Kontainer

Tren rumah kontainer tak hanya di Eropa dan Amerika saja, namun kini sudah sampai ke Asia.

Salah satu yang merasakan demam ini adalah Indonesia.

Tak sedikit orang-orang yang telah memilih mendirikan rumah kontainer ketimbang rumah tapak.

Berbagai macam kelebihan seperti murah, ramah lingkungan dan simpel pada dasarnya menjadi faktor seseorang mendirikan rumah kontainer di Indonesia.

rumah kontainer

Ketika membangun rumah secara konvensional akan membutuhkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), maka rumah kontainer tidak.

Proses perizinan IMB biasanya memakan banyak waktu, tenaga serta uang.

Mengingat rumah jenis ini semi-permanen, maka ia tidak membutuhkan hal di atas.

Tak sampai di situ, Urbanites.

Kelebihan lainnya yakni dapat dipindahkan sesuka hati.

Itu berarti, jika Anda merasa bosan dengan lokasi lingkungan yang sekarang, maka Anda dapat menggantinya dengan mengangkut rumah kontainer Anda…

Meski begitu, hunian ini juga memiliki kekurangan yang harus dipikirkan sejak awal.

Seperti yang kita ketahui, bahwa rumah kontainer diambil dari peti kemas yang sudah memiliki ukuran standar.

Sehingga, Anda tidak bisa meminta ukuran yang lebih besar lagi kecuali membeli lebih dari satu peti kemas dan membangun sesuai keinginan pribadi.

rumah kontainer

Ada lagi kekurangan lainnya yang terbilang sulit…

Anda membutuhkan setidaknya truk roda 10 untuk membawa peti kemas ke lokasi penempatan.

Apa jadinya jika Anda memutuskan untuk tinggal di tempat dengan lingkungan yang sempit untuk dilalui truk sebesar itu?

Tentu akan menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Anda serta keluarga.

Lokasi pengiriman kontainer tampak terbatas alias hanya bisa pada tempat berjalan besar saja.

Inspirasi Rumah Kontainer Menarik di Dunia

Urbanites, Anda berencana untuk membuat rumah kontainer?

Jika iya, maka segera realisasikan wacana tersebut.

Yuk, simak inspirasi rumah kontainer menarik di dunia sebagai berikut:

  1. Bard College Media Lab (New York, Amerika Serikat)

rumah kontainer

Bangunan yang satu ini memiliki struktur dua lantai dengan ruang terbuka dan jendela yang banyak untuk membiarkan cahaya alami masuk.

Meskipun secara teknis bukan rumah, sang arsitek menyatakan bahwa desain yang sama dapat dilengkapi dengan dapur dan kamar mandi layaknya fungsi sebuah rumah.

  1. Seven Havens (Lombok, Indonesia)

rumah kontainer

Salah satu inspirasi rumah kontainer menarik kali ini, datang dari Indonesia.

Seven Havens dibangun di bagian barat daya Provinsi Lombok yang terletak di timur Bali.

Rumah berbentuk kotak ini terletak di atas panggung beton perbukitan, sehingga memungkinkan Anda melihat indahnya pemandangan Selong Belanak.

  1. Ecuadorian Container Home (Pichincha, Ekuador)

rumah kontainer

Tim arsitek menggunakan total tujuh kontainer berukuran 20 kaki dan satu kontainer 40 kaki untuk membangun tempat tinggal yang luas ini.

Rumah dapat dengan cepat dibongkar dan diangkut untuk perubahan mendadak suatu saat nanti.

  1. Crossbox House (Pont-Péan, Prancis)

rumah kontainer

Rumah yang memiliki tiga kamar tidur, dapur, ruang tamu besar, dan dua kamar mandi ini menggunakan dua peti yang tergabung di setiap lantai

Sang arsitek mendirikan Crossbox House dengan tujuan menampilkan alternatif biaya rendah untuk rumah paling standar di daerah sekitar.

  1. Container Guest House (Texas, Amerika Serikat)

rumah kontainer

Tempat tinggal pribadi ini dibangun dengan bantuan arsitek lokal asal Texas, Jim Poteet.

Container Guest House ini menawarkan ruang taman yang bikin dia lebih dari sekadar tempat singgah dan kumpul bersama keluarga saja.

***

Masih banyak inspirasi menarik di seluruh dunia yang dapat Anda jadikan acuan hunian pribadi…

Jadi, jangan ragu untuk menciptakan hunian impian berbahan dasar peti kemas.

Perlu diingat juga bahwa ia memiliki kelebihan dan kekurangan yang telah dijelaskan di atas.

Semoga dapat menginspirasi, ya! Tunggu informasi dari Blog UrbanIndo selanjutnya.

Comments
Loading...