Jawab 6 Pertanyaan Ini Agar Tahu KPR Paling Bagus Untukmu!

Niat beli rumah sudah di dalam dada, persiapan untuk membeli pun sudah ada. Itu berarti inilah saatnya kamu untuk memilih KPR paling bagus untuk membantu pembiayaan beli rumah. Hmmh.. yang bagus memangnya yang seperti apa ya?

Urbanites, saat melihat promosi KPR berupa cicilan ringan dan bunga fixed, mungkin kamu jadi tergiur untuk mengajukan aplikasi.

Tapi, apakah dua faktor tersebut dapat menentukan bahwa pilihan KPR paling bagus itu sudah yang terbaik?

Jangan-jangan, ujungnya malah kamu hanya termakan rayuan manis bank belaka.

Supaya tidak menyesal di kemudian hari, ada baiknya jika kamu memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berdasarkan kondisi dan kebutuhan terkini.

Kami telah mengumpulkan beberapa skenario yang umum terjadi untuk memudahkan kamu memilih pinjaman mana yang paling tepat.

Mari berkaca dengan kondisi di bawah ini. Apakah sesuai dengan kondisimu saat ini?

#1: Saya Ingin Cicilan Seringan Mungkin, Apa Pilihan KPR Paling Bagus?

Setelah melakukan perhitungan pengeluaran bulanan, ternyata sisa budget untuk membayar cicilan rumah tidak terlalu besar.

Agar bisa mencicil seringan mungkin, kammu bisa memilih fasilitas KPR dengan jangka waktu (tenor) paling lama.

Saat ini, sudah cukup banyak bank yang menyediakan pilihan tenor hingga 25 tahun.

Agar bisa mengajukannya, ada syarat khusus yang perlu dipenuhi yaitu, usia tidak boleh melebihi 55 tahun (untuk karyawan) dan 60 tahun (untuk pengusaha) saat masa KPR berakhir.

#2: Saya Ingin Cicilan KPR yang Stabil, Agar Bisa Membuat Perencanaan Keuangan Jangka Panjang dengan Mudah. Jenis KPR Apa yang Harus Saya Pilih?

Bila demikian, kamu dapat menggunakan KPR Syariah dengan akad jual beli (murabahah).

Jenis KPR ini tidak menggunakan bunga atau yang biasa disebut riba, karena keuntungan bank telah ditetapkan bersama di awal akad.

Itu sebabnya, cicilan KPR Syariah menjadi flat atau stabil.

Skema KPR Syariah ialah: bank akan membiayai pembelian rumah dengan membelinya terlebih dulu.

Setelah itu, rumah dijual pada nasabah dengan tambahan marjin sebagai keuntungan.

Saat cicilan telah lunas, bank akan menyerahkan sertifikat rumah, sehingga hak milik sepenuhnya dimiliki oleh nasabah.

Baca Juga: Syarat Pengajuan KPR yang Bikin Permohonanmu Diterima

#3: Saya Kemungkinan Akan Mendapatkan Uang Tambahan dan Nantinya Ingin Dipakai untuk Melunasi Sebagaian Pinjaman KPR. Program KPR Apa yang Dapat Saya Pilih Agar Tidak Dapat Penalti?

Gunakan saja KPR floating upfront, di mana bunga KPR sudah terhitung floating sejak awal cicilan dimulai (tidak ada masa fixed).

Program KPR ini mendukung pelunasan sebagian tanpa dikenai penalti.

Kelebihan lain, besaran bunga floating-nya pun akan lebih rendah dibandingkan dengan bunga floating program KPR yang memiliki masa fixed pada umumnya.

#4: Saya Kini Tengah Menabung di Bank Penyedia KPR. Terkadang Saya Memiliki Jumlah Tabungan dalam Jumlah Besar di Rekening. Apakah Bisa Bunga Tabungan Tersebut Digunakan untuk Memberikan Keringanan Bunga KPR?

Beberapa bank memiliki program tersebut.

Selain mendapat potongan bunga, kamu pun bisa mendapatkan tawaran bunga KPR 0% apabila besar tabungan mencukupi.

Bunga KPR yang lebih rendah, cicilan pun akan cepat lunas.

Baca Juga: Langkah-Langkah Mengajukan KPR

#5: Saya Punya Anak yang Masih Balita. Saya Ingin Dapat Melunasi Cicilan Sebelum Mereka Masuk Kuliah. KPR Paling Bagus Apa?

Perkiraan waktu anak Anda masuk kuliah ialah antara 12-15 tahun mendatang.

KPR dengan jangka waktu cicilan paling singkat dapat menjadi solusinya yaitu 5, 10, atau 15 tahun.

Jenis KPR ini akan membuat kamu bisa mencicil dengan lebih cepat.

Selain itu, hak milik atas rumah pun bisa Anda dapatkan dalam waktu singkat.

#6: Penghasilan Saya Kecil dan Tidak Mampu Mencicil Rumah dengan KPR. Apa Ada Solusi Lain?

Apabila gaji Anda di bawah Rp4 juta, manfaatkanlah program subsidi pemerintah bernama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Bantuan khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini memiliki fasilitas DP 1% dan bunga flat 5%, sementara KPR konvensional jumlahnya sekitar 11%-14%.

Pengajuan FLPP ini bisa dilakukan melalui bank yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Ada beberapa syarat yang perlu Anda penuhi berupa syarat dan kelengkapan dokumen yang diminta oleh bank.

Salah satu syarat utamanya, rumah yang akan dibeli merupakan yang pertama.

Baca Juga: Daftar Bunga KPR 2018

Bagaimana Urbanites?

Semoga ulasan yang di atas cukup sesuai dengan kondisimu saat ini sehingga dapat memudahkan menentukan solusi KPR yang tepat.

Ingat, merdeka itu bisa punya rumah sendiri!

Comments
Loading...