Cara Praktis Membuat Hidroponik Wick System dari Botol Bekas, Cek Yuk!

Anda pasti sudah pernah mengenal sistem budidaya tanaman dengan cara hidroponik bukan? Membuat hidropnik di rumah pun bisa dilakukan dari cara tersimpel, salah satunya dengan wick system. 

Tidak usah langsung membuat dalam skala besar, cukup mulai dari langkah kecil seperti dengan memanfaatkan sampah botol bekas.

Mau tahu cara simpel membuat hidroponik wick system?

Simak ulasannya di bawah ini yuk.

#1 Bahan & Alat untuk Membuat Hidroponik Wick System

  • Botol bekas minuman ukuran 600 ml
  • Gunting, pisau, atau cutter
  • Sumbu, kain bekas, atau kain flanel sebagai pengalir nutrisi (wick system)
  • Bibit tanaman yang sudah dikembangkan di media rockwool
  • Air
  • Nutrisi pupuk A & B (berbentuk cair atau bubuk). Anda bisa menemukannya di toko khusus tanaman atau pertanian. Sesuaikan jenis nutrisi dengan tanaman yang Anda pilih (sayur atau buah).
  • Paku

Untuk bibit tanaman, bisa dengan mudah Anda peroleh di toko-toko khusus pertanian atau secara online.

Sebelum dipindahkan ke media tanam hidroponik yang akan kita buat, kembangkan dulu bibit tersebut dengan menggunakan rockwool.

Rockwool juga merupakan media tanam namun hanya cocok sebagai tempat penyemaian bibit hingga tumbuh menjadi benih.

#2 Cara Membuat Hidroponik Wick System

  1. Potong botol minuman bekas menjadi dua dengan menggunakan cutter, pisau, atau gunting. Pastikan ukuran botol bagian bawah lebih besar daripada ukuran bagian atas.
  2. Tuangkan air ke dalam bagian botol bawah lalu masukkan pupuk nutrisi A & B sesuai takaran. Perbandingannya, masing-masing 5 ml untuk setiap liter air. Sisihkan.
  3. Lubangi permukaan pada bagian leher botol dengan menggunakan paku kecil di beberapa titik. Lubangi juga bagian penutup botol sebagai jalur masuk sumbu nantinya.
  4. Masukkan sumbu, kain bekas, atau kain flannel ke dalam celah penutup botol yang akan dibuat. Pastikan sumbu cukup panjang di kedua sisi agar dapat menyerap air yang akan dituangkan dan juga mengenai bagian benih tanaman. Lalu letakkan dengan posisi terbalik ke dalam botol yang telah berisikan air.
  5. Masukkan benih yang masih tertanam pada rockwool ke dalam bagian botol yang telah dibalik.
  6. Pastikan benih terkena dengan bagian sumbu yang sudah terbasahi dengan larutan nutrisi dan air. Anda juga bisa menggunakan media tanam seperti sekam bakar, batu bara merah yang telah dihancurkan, serta spon untuk menjaga bentuk tanamanan agar tiduk mudah patah.
  7. Letakkan botol di area yang ramah sinar matahari namun tidak rawan terkena hujan agar benih tumbuh dengan baik.
  8. Lakukan proses tersebut untuk membuat media tanam lainnya.

#3 Jenis Bibit untuk Ditanam Secara Hidroponik

Cukup banyak lho jenis tanaman dan tumbuhan untuk dibudidayakan dengan cara hidroponik ini.

Contohnya saja selada, tomat, bayam, cabai, timun, kangkung, dan sawi.

Anda juga bisa menanam buah-buahan seperti stroberi, melon, dan semangka namun diperlukan wadah dan lahan yang besar pula untuk menanamnya.

#4 Perawatan Tanaman Hidroponik Wick System

Selain diletakkan pada tempat yang aman dari hujan, benih tanaman yang dibudidayakan dengan cara hidroponik ini juga harus rutin diberikan nutrisi tambahan.

Pada minggu pertama penanaman, gunakan nutrisi A & B dengan takaran 5 ml + 5 ml untuk tiap 1 liter air.

Lalu naikkan menjadi 6 ml + 6 ml campuran untuk tiap liter di minggu kedua.

Lanjutkan memberikan nutrisi hingga tanaman berkembang dan siap dipanen.

Cukup mudah bukan?

Hanya bermodal barang bekas, bahan-bahan simpel, serta ketekunan dan kecermatan, Anda pun bisa menuai hasil tanaman yang banyak dan sehat.

Tidak ada salahnya untuk mencoba dari sekarang kok. Selamat berkarya!

Comments
Loading...